Tesis
Analisis kelayakan (aspek pemasaran, aspek teknis, dan aspek finansial) pada proyek optimalisasi Desa Wisata Watulimo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek / Lucky Prabawati
Abstrak
Study kelayakan atau Feasibility study merupakan analisis proyek bisnis tentang layak atau tidaknya suatu proyek dilaksanakan dengan menguntungkan secara kontinu. Study kelayakan memiliki 7 aspek yaitu aspek hukum aspek pasar aspek keuangan aspek teknis aspek manajemen aspek ekonomi dan aspek dampak lingkungan. Study kelayakan tersebut diperlukan sebagai pertimbangan saat investor menginginkan investasi ke proyek tersebut. Pengembangan pembangunan desa wisata Watulimo yang sudah melewati perencanaan masterplan membutuhkan study kelayakan sebagai bahan untuk menarik investor menginvestasikan dananya. Pada penelitian ini hanya meneliti aspek pasar aspek teknis dan aspek finansial. Penelitian menggunakan metode campuran explanotry pada aspek pasar peneliti menggunakan kuisioner untuk mengetahui karakteristik wisatawan terhadap keputusan berkunjung. Responden pada penelitian ini sebanyak 30 siswa tari dengan usia minimal 13 tahun dari 100 siswa tari yang selalu berkunjung pada desa wisata Watulimo. Pada aspek teknis peneliti mengelompokan menjadi perencanaan teknis pelaksanaan teknis dan pengkajian teknis proses analisa layak atau tidaknya dengan cara melihat data yang ada pada lapangan lalu di komparasikan dengan peraturan pemerintah. Selanjutnya aspek finansial peneliti menggunakan analisis NPV PP dan IRR. Hasil kuantitatif semua aspek akan dikaji untuk dijadikan indikator wawancara kepada narasumber guna mendapatkan hasil kualitatif. Dari hasil penelitian kuantitatif olah data diperoleh pada aspek pasar keputusan berkunjung dipengaruhi oleh factor psikologis sebesar 89 3% lebih besar daripada factor lain Berdasarkan hasil keeratan hubungan angka koefisien korelasi sebesar rata-rata 0 68 . Artinya tingkat kekuatan hubungan antara variabel karakteristik wisatawan dengan keputusan berkunjung sebesar 0 68 atau kuat. Pada nilai sginifikasi aatau Sig. (2-tailed) pada perhitungan SPSS sebesar 0 001 diketahui nilai Sig. (2-tailed) 0 001 lt 0 05 maka artinya ada hubungan yang signifikasi antara variabel karakteristik wisatawan dengan keputusan berkunjung. Aspek selanjutnya yaitu aspek teknis pada aspek teknis pengkajian perencanaan teknis pelaksanaan dan pengkajian dianggap layak sesuai peraturan pemerintah. Hasil aspek finansial didapatkan hasil NPV pada tahap 1 maupun tahap 2 bernilai positif pada perhitungan payback periode di tahap 1 lt umur ekonomis bangunan tetapi pada tahap 2 payback periode diprediksi lebih dari umur ekonomis bangunan. Sedangkan dari metode perhitungan IRR baik tahap 1 ataupun tahap 2 melampaui suku bunga yang ditentukan yaitu 9%. Hasil kualitatif pada aspek pemasaran diperoleh dari empat faktor yang diteliti mendorong kunjungan wisatawaan ditambah daya tarik alam dan budaya dan evaluasi positif meningkatkan kepuasan. Pada aspek teknis menghasilkan bahwa infrastruktur dan akesibilitas memadai namun fasilitas pendukung plestarian budaya dan tindak lanjut pengembangan masih memerlukan peningkatan serta inovasi menyesuaikan masterplan dan regulasi. Pada aspek hasil kualitatif menegaskan bahwa pendanaan dan pengelolaan finansial desa Watulimo menghadapi kesulitan mendapatkan investor swasta strategi peningkatan pendapatan dan alokasi dana disesuaikan bertahap untuk mendukung pengembangan infrastruktur budaya dan wisata alam sesuai kebutuhan lapangan dan masterplan.