Skripsi
Pengaruh penerapan model pembelajaran terhadap hasil belajar materi kelistrikan sepeda motor siswa Kelas XI TBSM SMK Negeri 12 Malang / Vicky Angga Lehwunggal
Abstrak
Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya pencapaian hasil belajar siswa yang berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 75. Pada hasil tes yang dilakukan hanya 20% dari total siswa yang mencapai nilai KKM dengan rata-rata hasil belajar sebesar 70. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap materi pelajaran masih di bawah standar. Terdapat beberapa masalah yang terjadi yaitu 1) pembelajaran menggunakan model pembelajaran ceramah yang terfokus pada penjelasan dari guru 2) guru yang lebih aktif dalam pembelajaran 3) siswa merasa bosan karena terlalu monoton 4) pemahaman siswa rendah pada materi yang dijelaskan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan pada hasil belajar kelistrikan sepeda motor antara pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL) dan yang menggunakan model pembelajaran cooperative learning group investigation (GI) siswa kelas XI TBSM SMK Negeri 12 Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan bentuk eksperimen post test only control group design. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI TBSM SMK Negeri 12 dengan jumlah siswa sebanyak 62 siswa yang terbagi atas kelas eksperimen sebanyak 31 siswa dan kelas kontrol sebanyak 31 siswa. Teknik analisis data yang dilakukan pada penelitian adalah analisis deskriptif dan analisis kuantitatif dengan bantuan software IBM SPSS Statistics 25. Berdasarkan uji t yang dilaksanakan mendapat hasil nilai signifikansi 0 294. Nilai signifikansi yang diperoleh ini lebih besar dari nilai batas signifikansi yaitu sebesar 0 05 hal tersebut menjelaskan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan hasil belajar kelistrikan sepeda motor antara pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran problem based learning dan yang menggunakan model pembelajaran cooperative learning group investigation siswa kelas XI teknik sepeda motor SMK Negeri 12 Malang. Hal tersebut dapat dilihat juga dari rata-rata kedua kelas yaitu kelas eksperimen dengan rata-rata 81 03 dan rata-rata kelas kontrol adalah 79 35 sehingga dapat disimpulkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada hasil belajar kelistrikan dengan menggunakan model pembelajaran PBL dan yang menggunakan model pembelajaran GI.