Tesis
Pengembangan media short documentary video materi pencemaran sampah di pesisir pantai terhadap kemampuan berpikir kritis siswa / Hety Dwi Lestari
Abstrak
Pengetahuan tentang permasalahan lingkungan menjadi materi pada mata pelajaran geografi yang memerlukan pemahaman tingkat tinggi dan kompleks. Kenyataannya mekanisme pembelajaran tentang permasalahan lingkungan terkadang hanya bersifat teori saja tidak dikaitkan dengan kondisi nyata. Pembelajaran yang bersifat abstrak dapat menyebabkan siswa mengalami kesalahpahaman atau miskonsepsi. Penerapan pembelajaran berbantuan media merupakan penunjang proses pembelajaran. Media berfungsi memberikan informasi berupa fakta dan data selain itu juga untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis hal yang dipelajari. Salah satu media yang dapat digunakan yaitu short documentary video. Media pembelajaran short documentary video merupakan media yang menampilkan kejadian yang benar-benar terjadi tanpa direkayasa dan menceritakan suatu kejadian yang dilengkapi dengan fakta yang ada. Tujuan penelitian ini yaitu (1) Menghasilkan media pembelajaran yang layak dan tervalidasi dan (2) Menguji efektivitas media Short documentary video. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis Design Development Implementation dan Evaluation) dengan prosedur penelitian dan pengembangan ini yaitu (1) Menganalisis kebutuhan materi media dan kurikulum untuk menentukan solusi yang tepat dalam mengatasi permasalahan (2) Melakukan perancangan media dan materi (3) Mengembangkan produk video dan melakukan validasi ahli media dan ahli materi (4) Mengimplementasikan produk dan mengumpulkan respon produk dari guru dan siswa (5) Melakukan evaluasi yang dilakukan pada setiap tahapan pengembangan. Peneliti juga menguji efektivitas media short documentary video. Hasil penelitian dan pengembangan ini yaitu menghasilkan produk media pembelajaran pada materi pencemaran sampah di pesisir pantai yang layak dan tervalidasi. Rata-rata nilai validasi ahli media yaitu sebesar 98% artinya media yang dikembangkan sangat valid sedangkan rata-rata nilai validasi ahli materi yaitu sebesar 93% artinya media sangat valid. Hasil respon guru mendapatkan persentase nilai sebesar 98% dan rata-rata respon dari 28 siswa kelas XI IPS 6 sebesar 92%. Berdasarkan nilai tersebut maka produk media short documentary video masuk dalam kategori sangat layak. Peneliti juga menguji efektivitas media short documentary video. Hasilnya menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata hasil tes yang menunjukkan bahwa kelas eksperimen dengan treatment media short documentary video mendapatkan rata-rata nilai sebesar 88 sedangkan kelas kontrol yang diberikan pembelajaran ceramah mendapatkan nilai rata-rata sebesar 71. Hasil dari pengujian hipotesis membuktikan bahwa media short documentary video pada materi pencemaran sampah di pesisir pantai berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa terlihat dari nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0 000 lt 0 05. Siswa di kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan media short documentary video menjadi lebih aktif bertanya memberi argumen dan menjawab pertanyaan yang diberikan setelah menafsirkan fakta-fakta yang ditampilkan dalam video. Hal ini mengindikasikan bahwa keterampilan berpikirnya mengalami peningkatan.