Skripsi
Kemampuan berpikir kritis siswa SMP dalam menyelesaikan soal numerasi bangun ruang berdasarkan gaya kognitif / Larasati Bias Sekar Setyowati
Abstrak
Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan salah satu kompetensi yang perlu dikuasai siswa dalam memecahkan masalah matematika. Salah satu faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa adalah gaya kognitif. Sejalan dengan tuntutan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN) penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal numerasi pada materi luas permukaan dan volume bangun ruang ditinjau dari gaya kognitif field dependent dan field independent (FDI). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Karangploso tahun ajaran 2024/2025. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan soal Group Embedded Figure Test (GEFT) soal tes kemampuan berpikir kritis berupa soal numerasi pada materi luas permukaan dan volume bangun ruang balok dan tabung serta wawancara. Analisis data yang digunakan meliputi reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa FI1 sangat mampu memenuhi seluruh indikator berpikir kritis Facione. FI2 mampu memenuhi indikator interpretasi dan analisis. FD1 dan FD2 hanya mampu memenuhi indikator interpretasi sedangkan indikator analisis evaluasi inferensi eksplanasi belum tercapai dengan maksimal. Adanya penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan guru dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal numerasi materi luas permukaan dan volume balok dan tabung berdasarkan gaya kognitifnya. Peneliti selanjutnya juga dapat mengeksplorasi faktor lain yang memengaruhi perbedaan ketercapaian indikator kemampuan berpikir kritis pada subjek dengan gaya kognitif yang serupa.