Skripsi
Pemberontakan VSTP di Semarang tahun 1923 dan potensi pengembangan bahan pembelajaran sejarahnya / Akhmat Safiudin Ismail
Abstrak
Sejarah tidak hanya belajar tentang masa lalu melainkan bagaimana cara kita belajar masa lalu dan menjadikannya sebagai pedoman hidup di masa sekarang. Esensi dari sejarah adalah peristiwa masa lalu yang direkonstruksi pada masa sekarang untuk dijadikan sebagai bekal kehidupan di masa depan. Pemberontakan VSTP di Semarang tahun 1923 adalah salah satu peristiwa yang menarik untuk direkonstruksi dan dikemas dalam pembelajaran sejarah yang sesuai dengan perkembangan zaman. Pembelajaran yang tidak mengikuti perkembangan zaman hanya akan membuat peserta didiknya tidak mampu beradaptasi dengan lingkungan-lingkungan baru yang mungkin akan hadir ketika zaman mengalami perubahan. Materi ini penting karena peristiwa tersebut adalah salah satu peristiwa penting pada masa pergerakan yang harus diketahui oleh siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk berbagi informasi pengetahuan kepada para guru sejarah agar dapat mengembangkan bahan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian studi pustaka dengan jenis deskriptif yang mana metode ini menggunakan dokumen sebagai sumber penelitian yang dikumpulkan dan dianalisis sehingga menjadi data penelitian. Hasil yang peneliti dapatkan yakni VSTP adalah organisasi buruh kereta api yang memberontak kepada perusahaan-perusahaan kereta api pada masa Hindia Belanda bersama dengan ISDV karena hak-haknya sebagai seorang buruh tidak dipenuhi dan dipandang rendah. Dari peristiwa tersebut guru dapat mengembangkan bahan pembelajaran sejarah berupa handout modul LKPD dan komik yang dikemas secara elektronik. Namun guru tidak terbatas pada bahan-bahan pembelajaran tersebut saja melainkan dapat mengembangkan bahan pembelajaran lain sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Pengembangan bahan pembelajaran tersebut di harapkan dapat membantu guru dalam proses pembelajaran di kelas serta dapat membuat siswa lebih semangat dalam belajar sejarah.