Disertasi
Pengembangan model pembelajaran online-Remap GI dan pengaruhnya terhadap literasi informasi, kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah mahasiswa / Nur Lina Safitri
Abstrak
Literasi informasi kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah harus dimiliki oleh mahasiswa terutama pada situasi pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 yang terjadi secara cepat dapat merubah kegiatan pembelajaran tatap muka menjadi kegiatan pembelajaran online. Pembatasan tatap muka mengakibatkan lembaga pendidikan perlu mencari solusi yang tepat. Pentingnya literasi informasi kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah pada masa pandemi Covid-19 mengharuskan lembaga pendidikan khususnya perguruan tinggi menemukan cara agar kegiatan pembelajaran tetap dapat berjalan dengan maksimal. Berdasarkan pada hasil penelitian awal yang dilakukan di beberapa perguruan tinggi secara acak menunjukkan bahwa adanya permasalahan pada literasi informasi kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah yang dialami mahasiswa. Permasalahan yang terjadi menggambarkan bahwa literasi informasi kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah perlu ditingkatkan. Salah satu model pembelajaran yang bisa digunakan dalam situasi pandemi Covid-19 sebagai upaya menyelesaikan permasalahan tersebut adalah model Online-Reading concept mapping Group Investigation (O-Remap GI). O-Remap GI merupakan model pembelajaran yang dilaksanakan secara online yang diharapkan mampu mengatasi persoalan literasi informasi kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah mahasiswa khususnya di masa Pandemi Covid-19. Model pembelajaran O-Remap GI dinilai tepat untuk diterapkan pada masa pandemi dan diharapkan mampu meningkatkan literasi informasi kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah karena kegiatan pembelajaran selalu diawali dengan membaca dan menyusun peta konsep. Kedua kegiatan ini dilaksanakan sebelum pembelajaran dimulai. Selanjutnya mahasiswa berkelompok dan melakukan investigasi. Keseluruhan kegiatan ini cocok dilakukan dengan cara pembelajaran online karena mahasiswa tetap bisa berdiskusi dengan kelompoknya dengan memanfaatkan platform online atau aplikasi chatting yang sudah tersedia. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa model O-Remap GI yang dilengkapi dengan perangkat pembelajaran untuk meningkatkan literasi informasi kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadaptasi model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari 5 tahapan yaitu (1) Analyse (2) Design (3) Develop (4) Implement (5) Evaluate. Tahapan kesatu Analyse dilakukan dengan mengamati kondisi pembelajaran yang dilaksanakan sejak terjadi pandemi Covid-19 pada mata kuliah Biologi Sel. Tahapan kedua yaitu Design. Tahapan ini dilakukan dengan merancang kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan beserta instrumen yang dibutuhkan. Tahapan ketiga adalah Develop. Pada tahapan ini berisi kegiatan pengembangan perangkat pembelajaran yang mengacu pada sintaks model pembelajaran dilengkapi perangkat pembelajaran yang lengkap serta buku model. Selain itu dikembangkan pula instrumen untuk validasi buku model dan perangkat pembelajaran. Tahapan keempat yaitu Implement. Tahapan ini merupakan tahap pelaksanaan model pembelajaran yang dikembangkan. Pada fase ini menggunakan quasi experiment untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran terhadap literasi informasi kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah mahasiswa. Instrumen yang digunakan untuk mengukur literasi informasi menggunakan tes pilihan ganda sedangkan pengukuran kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah menggunakan tes esai. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan analisis kovarian (anakova) dengan taraf signifikansi 5%. Tahapan kelima yaitu evaluate. Tahapan ini berisi evaluasi formatif dan sumatif yang dilakukan selama pengembangan model pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran O-Remap GI yang dikembangkan dinyatakan valid (3 76) dan reliabel (97 01) dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Perangkat pembelajaran yang digunakan sudah melalui uji validitas dan mendapatkan skor validasi RPS (3 56) dengan nilai reliabilitas 93 78 SAP (3 82) dengan nilai reliabilitas 95 50 LKM (3 44) dengan nilai reliabilitas 87 75. Berdasarkan pada uji kepraktisan model pembelajaran O-Remap GI sudah terlaksana secara konsisten dengan F hitung pada uji kesejajaran sebesar 0 006 dengan taraf signifikansi sebesar 0 945 ( gt 0 05) sedangkan F hitung pada uji keberhimpitan sebesar 0 664 dengan taraf signifikansi sebesar 0 521 ( gt 0 05). Berdasarkan hasil penelitian model O-Remap GI efektif meningkatkan literasi informasi kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah. Analisis lanjut memperlihatkan bahwa model pembelajaran O-Remap GI berbeda nyata dengan model GI dan konvensional dalam meningkatkan literasi informasi kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa model O-Remap GI dan seluruh perangkat pembelajaran yang digunakan valid digunakan dalam kegiatan pembelajaran karena memenuhi kriteria valid efektif dan praktis. Dengan demikian model O-Remap GI dapat direkomendasikan sebagai model pembelajaran yang cocok digunakan secara online untuk meningkatkan literasi informasi kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah. Model pembelajaran O-Remap GI sangat mungkin digunakan untuk mata kuliah lain dengan variabel yang berbeda dan dapat dimanfaatkan sebagai model pembelajaran yang dapat mendukung pembelajaran untuk kelas jauh.