Skripsi
Hubungan massa otot dan massa lemak visceral dengan skor functional movement screen (fms) pada atlet pencak Silat Putra Puslatkab Malang / INDANA ZULFA
Abstrak
Massa otot berperan penting dalam meningkatkan performa atlet sementara massa lemak visceral yang terletak di rongga perut memiliki dampak besar terhadap kesehatan. Lemak visceral berbeda dengan lemak subkutan karena dapat meningkatkan risiko penyakit termasuk diabetes tipe 2 jantung hipertensi serta kanker. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan observasional analitis dan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 11 atlet pencak silat putra di Puslatkab Malang dengan data yang dikumpulkan melalui pengukuran massa otot dan massa lemak visceral menggunakan alat Omron Carada Scan HBF-375. Kualitas gerakan atlet diukur dengan skor Functional Movement Screen (FMS). Analisis data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk uji korelasi linier berganda dan aplikasi IBM SPSS 20. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata usia atlet adalah 16 18 tahun berat badan 56 48 kg tinggi badan 162 15 cm massa otot 37 68 kg massa lemak visceral 12 96 dan skor FMS 18 00. Uji normalitas menunjukkan bahwa data massa otot dan massa lemak visceral tidak terdistribusi normal. Hasil analisis korelasi linier berganda menunjukkan perbedaan signifikan antara massa otot dan massa lemak visceral terhadap skor FMS dengan nilai signifikansi 0 007. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa massa otot dan massa lemak visceral memiliki hubungan yang signifikan dengan skor FMS pada atlet pencak silat Puslatkab Malang.