Tesis
Praktik sosiokultural hegemoni dalam buku teks Bahasa Indonesia Kelas XII / Amriyadi Anwar
Abstrak
Penelitian ini berfokus pada praktik sosiokultural hegemoni dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas XII. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi tetapi juga sebagai sarana dominasi dan kontrol sosial. Dalam konteks ini bahasa dapat digunakan oleh kelompok dominan untuk mempengaruhi dan mengendalikan kelompok lain secara persuasif tanpa harus menggunakan kekerasan. Salah satu bentuk dominasi tersebut terjadi melalui buku teks yang digunakan dalam pendidikan di mana isi teks dapat mempengaruhi pandangan dan perilaku siswa secara tidak langsung. Buku teks sering kali dijadikan rujukan utama dalam pembelajaran di sekolah menjadikannya alat yang efektif dalam penyebaran wacana hegemoni. Penelitian ini memfokuskan pada analisis buku teks Bahasa Indonesia kurikulum 2013 yang digunakan oleh mayoritas siswa kelas XII di Indonesia. Terdapat tiga fokus dalam penelitian ini yaitu (1) aspek situasional hegemoni dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas XII (2) aspek institusional hegemoni dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas XII. (3) aspek sosial hegemoni dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas XII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis wacana kritis (AWK) menurut teori Norman Fairclough. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi dan menguraikan berbagai bentuk hegemoni yang muncul dalam teks baik pada tingkat kata frasa maupun kalimat. Data penelitian berupa kata-kata frasa klausa dan kalimat dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas XII. Data dianalisis secara mendalam untuk mengidentifikasi elemen-elemen hegemoni yang mencakup aspek situasional institusional dan sosial. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi pembacaan teks secara cermat dan pencatatan elemen-elemen hegemoni yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas XII mengandung tiga aspek hegemoni yaitu dalam situasional institusional dan sosiokultural. (1) Aspek situasional ditemukan dalam tiga bentuk yaitu hegemoni latar belakang pendistribusi teks latar belakang penulis teks dan peristiwa saat teks dibuat. (2) Aspek institusional ditemukan dalam tiga bentuk yaitu peran pengaruh dan tujuan institusi dalam melakukan hegemoni kepada pembaca buku teks Bahasa Indonesia Kelas XII. (3) Aspek sosiokutural juga ditemukan dalam tiga bentuk yaitu gagasan kebudayaan hasil karya manusia dan sistem sosial. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa data di dalam buku teks dapat diketahui bahwa terdapat upaya hegemoni yang dilakukan oleh institusi terhadap kondisi sosiokultural masyarakat pembaca buku teks dalam situasi yang mendukung. Aspek situasional dalam konteks ini dipahami sebagai cara pandang penulis teks atau pembuat teks terhadap situasi yang ada dan terjadi di tengah masyarakat ketika suatu teks dibuat. Secara institusional hegemoni dapat dilakukan baik oleh negara maupun oleh masyarakat sipil yang mendukung kepentingan negara. Sementara itu dalam aspek sosiokultural hegemoni merujuk pada kondisi sosial ketika semua aspek kehidupan sosial dikuasai atau didukung oleh kelompok tertentu terhadap kelompok lainnya yang lebih lemah.