Skripsi
Pengaruh high intensity interval training terhadap kecepatan lari pada peserta ekstrakurikuler futsal SMAN 5 malang tahun ajaran 2024/2025 / Nurul Kholifatul Jannah
Abstrak
Futsal yang berkembang dari sepak bola memerlukan kecepatan dan ketepatan tinggi untuk menghadapi dinamika permainannya. Peserta ekstrakurikuler futsal SMAN 5 Malang yang rutin mengikuti turnamen regional dan nasional menghadapi tantangan dalam meningkatkan kecepatan lari mereka. Kecepatan dalam olahraga futsal menjadi semakin penting karena gaya permainan yang terus berkembang menjadi lebih cepat dan dinamis menuntut pemain untuk beradaptasi dengan situasi yang berubah dengan cepat. Meskipun kecepatan memiliki peran penting dalam permainan futsal pengembangannya menghadapi berbagai tantangan termasuk hambatan fisik teknis dan psikologis. Oleh karena itu penelitian ini menggunakan metode High-Intensity Interval Training (HIIT) untuk mengukur pengaruhnya terhadap kecepatan lari. High Intensity Interval Training (HIIT) adalah bentuk latihan fisik dengan intensitas tinggi yang dilakukan lebih cepat dibandingkan latihan biasa dan memiliki waktu pemulihan yang singkat (Susila 2021). Latihan ini kini banyak dilakukan oleh para atlet karena intensitasnya yang tinggi yang dilakukan dalam interval waktu tertentu sehingga membuat jantung bekerja lebih keras dan mempercepat metabolisme tubuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen khususnya desain one-group pre-test and post-test. Penelitian bertujuan mengevaluasi pengaruh High Intensity Interval Training (HIIT) terhadap kecepatan lari peserta ekstrakurikuler futsal SMAN 5 Malang. Sampel terdiri dari seluruh populasi sebanyak 20 peserta. Data kecepatan diukur menggunakan Sprint Run Test sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) program HIIT. Program latihan berlangsung selama 6 minggu dengan total 18 sesi yang dilakukan pada hari Rabu Jumat dan Sabtu. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS meliputi uji normalitas untuk mengevaluasi distribusi data uji homogenitas untuk memastikan keseragaman variansi dan uji-t berpasangan untuk menguji perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa program HIIT memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan lari peserta. Nilai paired sample t-test menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik dengan penurunan rata-rata waktu sprint sebesar -3 800 detik (p lt 0 001). Metode HIIT terbukti efektif dalam meningkatkan kecepatan karena melibatkan kombinasi latihan intensitas tinggi dan pemulihan singkat yang mampu meningkatkan performa fisik peserta. Studi ini mengonfirmasi manfaat HIIT sebagai metode latihan yang efisien dan relevan bagi pengembangan kecepatan atlet futsal muda. Hasil dari penelitian ini Data pre-test dan post-test terdistribusi normal (p gt 0 05). Data homogen dengan p gt 0 05. Terdapat perbedaan antara hasil pre-test dan post-test dengan p lt 0 001. High Intensity Interval Training (HIIT) dapat meningkatkan kecepatan lari dengan mekanisme yang melibatkan adaptasi otot dan fisiologis tubuh. Dalam konteks otot HIIT meningkatkan perekrutan serat otot cepat (fast-twitch) yang merupakan kunci dalam aktivitas sprint (Mauro et al. 2024). Latihan ini juga memperkuat kekuatan otot dan meningkatkan efisiensi sistem energi yang dibutuhkan untuk aktivitas intensitas tinggi. Selain itu latihan ini mampu meningkatkan kepadatan mitokondria dalam otot yang membantu produksi energi dan memperlambat kelelahan selama aktivitas intens. Latihan ini juga berdampak positif pada koordinasi neuromuskular. Gerakan sprint yang dilakukan secara berulang dapat memperbaiki jalur neuromuskular menghasilkan gerakan lari yang lebih efisien dan eksplosif. Program High-Intensity Interval Training berpengaruh dalam meningkatkan kecepatan lari peserta ekstrakurikuler futsal SMAN 5 Malang tahun ajaran 2024/2025. Latihan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara rutin pada tim futsal untuk mendukung performa atlet dalam turnamen.