Skripsi
Korosi dalam pemesinan milling dan peran nanofluid untuk mencegah korosi / Qurrata A\'yunin Bararah
Abstrak
Bidang industri manufaktur mengalami kemajuan besar pada awal tahun 1800-an. Masa ini disebut juga revolusi industri di mana mesin dan teknologi manufaktur baru mulai diperkenalkan untuk meningkatkan efisiensi dan hasil produksi. Bidang industri mulai mengalami mekanisasi yang memungkinkan industri memproduksi barang dalam jumlah yang lebih banyak dan lebih cepat dibandingkan dengan produksi barang dengan tenaga kerja manual. Pada masa ini produsen dan penemu Amerika Bernama Eli Whitney menemukan gagasan desain produksi dan penggunaan suku cadang yang dapat diganti. Eli Whitney menerapkan gagasannya dengan menemukan mesin milling pada tahun 1818. Penemuan mesin milling merupakan upaya Eli Whitney untuk memenuhi kebutuhan suku cadang mesin yang dapat dipertukarkan. Mesin milling mampu menghasilkan produk yang berkualitas tinggi karena kemampuan potongnya yang presisi. Mesin milling tergolong fleksibel karena dapat membuat komponen mesin dengan berbagai bentuk dan ukuran. Mesin milling juga memiliki beberapa kekurangan di balik kelebihan-kelebihan yang telah disebutkan di atas. Operasi mesin milling melibatkan gaya kontak antara pahat dan benda kerja sehingga menghasilkan gaya gesek. Gaya gesek tersebut menghasilkan kenaikan temperatur yang dapat mengakibatkan kerusakan permukaaan material perubahan mikrostruktur dan menurunkan ketahanan korosi material. Material dengan ketahanan korosi rendah memiliki umur pakai yang cenderung lebih singkat. Hal ini dapat menyebabkan risiko yang lebih parah apabila material diaplikasikan pada lingkungan korosif seperti lingkungan asam kuat atau basa kuat. Risiko korosi pada material hasil pemesinan milling dapat dikurangi dengan beberapa cara seperti menggunakan pendingin dan pelumas yang tepat selama operasi pemesinan. Buku ajar ini ditulis sebagai penunjang pembelajaran mata kuliah Tribologi dengan membahas performa nanofluid sebagai pendingin dan lubrikan pada pemesinan milling. Nanofluid mengandung partikel nano yang dapat membantu menghambat kenaikan temperatur selama pemesinan milling. Selain itu partikel nano pada nanofluid dapat membentuk lapisan pelindung pada permukaaan benda kerja.