Skripsi
Perbandingan keefektifan penerapan model pembelajaran jigsaw dan project based learning terhadap hasil belajar mata pelajaran gambar teknik manufaktur di SMK Negeri 6 Malang / Muhammad Arjun Najah
Abstrak
Kata Keefektifan berasal dari kata efektif yang memiliki maksud efek atau akibat. Sedangkan keefektifan adalah suatu keberhasilan terhadap suatu perbuatan. Pada kegiatan akademik atau pembelajaran suatu tindakan yang dimaksud adalah bagaimana cara mengenai pendekatan strategi atau model pembelajaran yang digunakan bagi guru. Dapat dikatakan efektif apabila proses pembelajaran memiliki hasil belajar yang maksimal. Hasil belajar merupakan suatu proses perubahan yang terjadi dalam diri seseorang setelah mengikuti proses pembelajaran atau pendidikan baik secara pengetahuan keterampilan dan sikap. Hasil belajar dapat diukur melalui berbagai metode seperti tes presentasi atau penugasan lainnya. Faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar salah satunya adalah model pembelajaran yang diterapkan dalam kegiatan pembelajaran. Dengan adanya variasi model pembelajaran yang digunakan dapat mempengaruhi keaktifan siswa dalam pembelajaran yang berdampak pada hasil belajar siswa. Gambar teknik manufaktur merupakan salah satu mata pelajaran produktif yang wajib dikuasai oleh siswa teknik pemesinan gambar teknik manufatur dapat diartikan sebagai sebuah gambar yang digunakan sebagai alat komunikasi antara perencana dan pelaksana dalam proses pembuatan alat dan mesin manufaktur. Di SMKN 6 Malang hasil belajar mata pelajaran gambar teknik manufaktur yang dimiliki siswa kelas XI teknik pemesinan sudah bagus namun perlu ditingkatkan untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal. Salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar siswa yaitu dengan menggunakan model pembelajaran yang lebih bervariasi terhadap siswa sehingga siswa lebih aktif dikelas dalam proses pembelajaran. Dalam hal ini penelitian yang dituju SMKN 6 Malang. Tujuan dari penelitian ini untuk (1) Mendeskripsikan perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diajar menggunakan model pembelajaran JIGSAW. (2) Mendeskripsikan perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diajar menggunakan model pembelajaran Project Based Learning. (3) Mengetahui perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa setelah mendapatkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran JIGSAW dan Project Based Learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan format Quasy Experimental Design yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol dimana kelas eksperimen dengan model pembelajaran JIGSAW dan kelas kontrol dengan model pembelajaran Project Based Learning. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI TPM 1 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 33 peserta didik diajarkan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning dan kelas XI TPM 2 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 30 peserta didik diajarkan menggunakan model pembelajaran JIGSAW. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari hasil belajar peserta didik yang diajarkan menggunakan model pembelajaran JIGSAW lebih optimal dibandingkan kelas kontrol yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning. Hal ini dibuktikan dengan hasil penliaan post-test kelas eksperimen mendapatkan rerata nilai 77 33 lebih besar dibandingkan kelas kontrol sebesar 68 24 dengan nilai signifikansi (0 000 lt 0 05).