Disertasi
Model bimbingan kelompok teknik sosiodrama dan dialog socrates bermuatan nilai Pancasila untuk meningkatkan kesadaran bahaya kekerasan seksual bagi mahasiswa / Sisca Folastri
Abstrak
Kekerasan seksual di lingkungan kampus merupakan permasalahan serius karena dampaknya yang signifikan terhadap fisik psikologis dan sosial mahasiswa. Dalam masa transisi dan eksplorasi sosial mahasiswa sering kali tidak menyadari bahaya dari tindakan kekerasan seksual yang mungkin terjadi di sekitarnya. Rendahnya tingkat kesadaran ini disebabkan oleh minimnya pemahaman mahasiswa tentang berbagai bentuk kekerasan seksual kurangnya kesadaran akan batasan interpersonal kurangnya refleksi terhadap nilai-nilai etika dan moral dalam berperilaku serta dampak yang ditimbulkan. Mengingat dampak luas dari kekerasan seksual dan rendahnya kesadaran mahasiswa diperlukan upaya strategis untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai bahaya kekerasan seksual. Salah satu model yang potensial untuk meningkatkan kesadaran ini adalah bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dan dialog Socrates bermuatan nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan menghasilkan model bimbingan kelompok teknik sosiodrama dan dialog socrates bermuatan nilai pancasila untuk meningkatkan kesadaran bahaya kekerasan seksual bagi mahasiswa yang memiliki keberterimaan Teoretis berdasarkan kriteria ahli dan keberterimaan praktis berdasarkan kriteria pengguna menghasilkan model bimbingan kelompok teknik sosiodrama dan dialog socrates bermuatan nilai pancasila yang teruji efektif untuk meningkatkan kesadaran bahaya kekerasan seksual bagi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Successive Approximation Model (SAM). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 12 orang untuk kelompok eksperimen dan 8 orang untuk kelompok kontrol yang diambil secara random. Pengujian kevalidan model diperoleh berdasarkan penilaian ahli menggunakan skala keberterimaan model sementara itu pengujian kepraktisan model diperoleh berdasarkan penilaian konselor sebagai pengguna instrumen penilaian konselor. Data hasil penilaian kevalidan dan kepraktisan model dianalisis menggunakan Many-Facet Rasch Measurement (MFRM). Pengujian terhadap efektivitas model bimbingan kelompok teknik sosiodrama dan dialog Socrates bermuatan nilai Pancasila untuk meningkatkan kesadaran bahaya kekerasan seksual mahasiswa dilaksanakan menggunakan rancangan desain eksperimen pretest-posttest control group design dan dianalisis menggunakan analisis Stacking Rasch Model Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) model bimbingan kelompok teknik sosiodrama dan dialog Socrates bermuatan nilai Pancasila untuk meningkatkan kesadaran bahaya kekerasan seksual bagi mahasiswa berterima secara Teoretis oleh ahli bimbingan dan konseling ahli Pancasila dan ahli media (2) model bimbingan kelompok teknik sosiodrama dan dialog Socrates bermuatan nilai Pancasila untuk meningkatkan kesadaran bahaya kekerasan seksual bagi mahasiswa berterima secara praktis oleh calon pengguna yaitu konselor dan (3) model bimbingan kelompok teknik sosiodrama dan dialog Socrates bermuatan nilai Pancasila efektif untuk meningkatkan kesadaran bahaya kekerasan seksual bagi mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada konselor untuk memanfaatkan model yang dikembangkan sebagai dasar peningkatan kesadaran bahaya kekerasan seksual bagi mahasiswa melalui penelitian bimbingan dan konseling menyiapkan dan memahami pemanfaatan media pendukung model agar dapat memperoleh hasil optimal dari penerapan model. Kepada peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan uji coba kelompok kecil atau lapangan guna mengukur tingkat keefektifan model melakukan uji coba lapangan dalam skala besar serta melakukan peninjauan ulang dan penyesuaian terhadap karakteristik dan kebutuhan mahasiswa di kampus yang berbeda.