Skripsi
Hubungan skor functional movement screen (fms) dengan keseimbangan dan kelincahan pada atlet Pencak Silat Puslatkab Malang / Kiki Landasari
Abstrak
Pencak silat merupakan olahraga beladiri yang membutuhkan kelincahan dan keseimbangan sebagai aspek utama dalam mendukung performa atlet saat bertanding. Kelincahan memungkinkan atlet untuk bergerak cepat dan mengubah arah dengan efisien sementara keseimbangan mendukung kontrol tubuh dalam mempertahankan posisi saat melakukan gerakan teknik. Functional Movement Screen (FMS) digunakan sebagai alat evaluasi gerakan fungsional untuk mengidentifikasi kelemahan stabilitas dan mobilitas tubuh yang berpotensi mempengaruhi kinerja atlet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan skor FMS dengan keseimbangan dan kelincahan pada atlet pencak silat Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) Malang mengingat belum banyak penelitian yang membahas kaitan antara FMS dan performa atlet dalam olahraga pencak silat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah atlet pencak silat remaja di Puslatkab Malang dan sampel diambil menggunakan metode total sampling sebanyak 20 atlet. Pengukuran dilakukan dengan tiga instrumen utama skor FMS untuk menilai kualitas gerakan fungsional Standing Stork Test untuk mengukur keseimbangan dan Illinois Agility Test untuk mengukur kelincahan atlet. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran langsung menggunakan instrumen tersebut dan analisis data menggunakan uji korelasi Spearman karena sebagian data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atlet memiliki skor FMS dalam kategori risiko cedera rendah dengan nilai rata-rata skor FMS sebesar 17 85. Namun hasil tes keseimbangan melalui Standing Stork Test menunjukkan mayoritas atlet berada dalam kategori kurang dengan 70% atlet mencatat waktu kurang dari 24 detik. Sementara itu hasil tes kelincahan melalui Illinois Agility Test menunjukkan 50% atlet berada dalam kategori rata-rata . Uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara skor FMS dengan keseimbangan (p 0 513) maupun dengan kelincahan (p 0 804). Hasil ini menunjukkan bahwa FMS belum mampu memprediksi kemampuan keseimbangan dan kelincahan secara langsung. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara skor Functional Movement Screen (FMS) dengan keseimbangan dan kelincahan pada atlet pencak silat Puslatkab Malang. Disarankan program latihan difokuskan pada peningkatan keseimbangan melalui core stability dan kelincahan dengan circuit training. Pelatih perlu merancang program latihan lebih spesifik dan bervariasi. Penelitian selanjutnya diharapkan mempertimbangkan variabel lain yang relevan dengan performa atlet untuk hasil lebih komprehensif.