Skripsi
Studi ekologi determinan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batu tahun 2023 / Vinka Ananda Putri
Abstrak
Demam berdarah dengue merupakan penyakit menular yang ditularkan melalui vektor nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang membawa virus dengue. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kejadian DBD meliputi usia lingkungan sikap dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Incidence Rate (IR) DBD dan hubungan antara Angka Bebas Jentik (ABJ) container index kepadatan penduduk dan ketinggian wilayah terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD). Penelitian menggunakan metode studi ekologi deskripif dengan populasi yaitu menggunakan data agregat seluruh wilayah administrasi desa/kelurahan wilayah Kota Batu tahun 2023. sampel penelitian ini mencakup seluruh desa di wilayah Kota Batu sebanyak 24 desa yang memenuhi kriteria inklusi. Data sekunder didapat dari Dinas Kesehatan Kota Batu Badan Pusat Statistik Kota Batu dan Website Google Earth dan di analisis univariat berupa tabel distribusi frekuensi bivariat menggunakan uji korelasi pearson dan spearman-rank. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara ABJ (r -0 559 p 0 006) dan container index (r 0 574 p 0 004) terhadap kejadian demam berdarah dengue. Variabel kepadatan penduduk dan ketinggian wilayah menunjukkan tidak ada hubungan terhadap kejadian demam berdarah dengue. Variabel container index merupakan variabel yang paling mempengaruhi kejadian DBD. Diharapkan adanya peningkatan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin setiap minggunya.