Skripsi
Pengaruh high intensity interval training (hiit) terhadap peningkatan vo2max pada peserta ekstrakurikuler futsal SMAN 5 Malang tahun ajaran 2024/2025 / Khafidz Bayu Santoso
Abstrak
Santoso K. B. 2024. Pengaruh High Intensity Interval Training (HIIT) terhadap Peningkatan VO2Max pada Peserta Ekstrakurikuler Futsal SMAN 5 Malang Tahun Ajaran 2024/2025 Skripsi Departemen Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang Pembimbing Dr. Mahmud Yunus M. Kes. Kata Kunci High Intensity Interval Training (HIIT) VO2Max futsal Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh High Intensity Interval Training (HIIT) terhadap peningkatan VO2Max pada peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 5 Malang tahun ajaran 2024/2025. Futsal sebagai olahraga yang dimainkan dengan intensitas tinggi membutuhkan kondisi fisik yang baik terutama dalam hal kapasitas aerobik dan daya tahan. Oleh karena itu peningkatan VO2Max sangat penting bagi pemain futsal untuk mendukung kinerja mereka mengingat futsal menuntut kecepatan kelincahan dan daya tahan yang baik dalam melakukan aksi-aksi cepat di lapangan. Salah satu metode yang terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas aerobik adalah melalui latihan HIIT yang melibatkan periode latihan dengan intensitas tinggi yang diselingi dengan periode pemulihan aktif. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen one-group pretest-posttest yang melibatkan 20 peserta dari ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 5 Malang. Sebelum dimulai para peserta menjalani pengukuran awal VO2Max menggunakan Bleep Test untuk menentukan kapasitas aerobik mereka. Selanjutnya mereka menjalani program latihan HIIT selama 6 minggu dengan frekuensi latihan tiga kali seminggu pada hari Selasa Kamis dan Sabtu. Program latihan ini dirancang dengan interval latihan yang melibatkan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi yang diselingi dengan periode pemulihan yang memungkinkan tubuh peserta untuk beradaptasi dan meningkatkan kebugaran secara bertahap. Setelah periode latihan berakhir peserta kembali menjalani pengukuran VO2Max dengan Bleep Test untuk mengetahui adanya perubahan dalam kapasitas aerobik mereka. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kapasitas aerobik peserta. Rata-rata nilai VO2Max peserta meningkat dari 40 25 pada pretest menjadi 42 43 pada posttest dengan peningkatan rata-rata sebesar 5 41%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa latihan HIIT berpengaruh positif terhadap peningkatan kebugaran kardiovaskular peserta. Hasil analisis statistik menggunakan uji-t berpasangan (paired sample t-test) menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 6 588 lebih besar daripada t tabel 1 729 dengan tingkat signifikansi (p) lt 0 001 yang menunjukkan bahwa hasil peningkatan VO2Max ini sangat signifikan. Artinya dapat disimpulkan bahwa latihan HIIT memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan VO2Max peserta. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa program latihan HIIT efektif dalam meningkatkan VO2Max yang merupakan indikator utama kebugaran kardiovaskular. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan program latihan fisik untuk atlet muda khususnya dalam olahraga futsal. HIIT terbukti menjadi metode latihan yang efisien dan efektif untuk meningkatkan VO2Max yang berhubungan langsung dengan peningkatan daya tahan kecepatan dan kemampuan atlet dalam bertahan dalam aktivitas fisik yang intens. Temuan ini juga memberikan rekomendasi bagi pelatih futsal dan institusi pendidikan untuk mempertimbangkan penggunaan HIIT dalam program latihan mereka untuk meningkatkan performa atlet secara keseluru