Skripsi
Efek latihan kombinasi intensitas sedang terhadap penurunan inflamasi pada wanita obesitas / Putri Nabila
Abstrak
Inflamasi yang tinggi pada obesitas menjadi masalah serius terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Tingginya inflamasi pada kondisi obesitas akan mengganggu metabolisme kesehatan sehingga berdampak terhadap terjadinya komplikasi pada obesitas. Latihan fisik secara teratur diyakini sebagai metode yang strategi bagi individu yang mengalami obesitas. Tujuan studi ini adalah untuk membuktikan latihan kombinasi terhadap penurunan inflamasi pada obesitas. Total 20 wanita obesitas dengan IMT ge 25 kg/m2 yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol (K1 n 10) kelompok intervensi latihan kombinasi (K2 n 10). Latihan dilakukan dengan intensitas sedang (latihan aerobik 60-70% HRmax dan latihan kekuatan 60-70% 1-RM) pada latihan aerobik selama 40 menit dan latihan kekuatan sebanyak 4-6 set 10-15 repetisi dengan frekuensi 5x/minggu selama 4 minggu. Kadar inflamasi menggunakan biomarker IL-1 beta . Kadar inflamasi diukur pada saat pretest dan posttest menggunakan metode ELISA. Uji Paired Sample T-Test rata-rata kadar inflamasi antara pretest dengan posttest pada K1 tidak terdapat perbedaan pada (22.45 plusmn 7.15 vs 22.72 plusmn 6.87 ng/mL p 0.867) dan pada K2 terdapat perbedaan signifikan (23.86 plusmn 10.18 vs 16.27 plusmn 3.60 ng/mL p 0.037). Dapat disimpulkan bahwa dengan latihan kombinasi intensitas sedang selama 4 minggu terbukti menurunkan kadar inflamasi pada wanita obesitas.