Tesis
Pengaruh entrepreneurial education dan e-commerce understanding terhadap entrepreneurial intention melalui penggunaan media sosial pada siswa SMKN di Kabupaten Mojokerto / Elok Rosyida Proposalia
Abstrak
Penelitian ini berfokus pada pengaruh pendidikan kewirausahaan pemahaman tentang e-commerce dan penggunaan media sosial terhadap niat berwirausaha pada siswa SMKN di Kabupaten Mojokerto. Latar belakang penelitian ini didorong oleh rendahnya minat berwirausaha di kalangan generasi muda meskipun terdapat potensi besar dalam industri digital dan e-commerce yang dapat membuka peluang pasar yang lebih luas. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik persentase wirausahawan muda masih rendah dengan sebagian besar siswa lebih memilih untuk bekerja sebagai karyawan. Oleh karena itu penting untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang dapat memotivasi mereka untuk berwirausaha salah satunya melalui pendidikan kewirausahaan yang dapat menumbuhkan minat dan keterampilan dalam berbisnis. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh pendidikan kewirausahaan dan pemahaman e-commerce terhadap niat berwirausaha siswa SMK serta untuk menguji peran media sosial sebagai mediator dalam hubungan ini. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). Penelitian ini melibatkan sampel 237 siswa dari dua SMKN di Kabupaten Mojokerto yang memiliki jurusan Tata Busana. Data dikumpulkan melalui angket untuk mengukur variabel pendidikan kewirausahaan pemahaman e-commerce penggunaan media sosial dan niat berwirausaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan media sosial yang selanjutnya berpengaruh positif terhadap niat berwirausaha siswa. Namun pemahaman tentang e-commerce tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan media sosial atau niat berwirausaha secara langsung. Meskipun demikian penggunaan media sosial berperan penting dalam memperkuat hubungan antara pendidikan kewirausahaan dan niat berwirausaha. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi media sosial dalam pendidikan kewirausahaan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendorong siswa untuk berwirausaha. Temuan pada penelitian ini menyatakan bahwa pendidikan kewirausahaan yang efektif dapat meningkatkan minat berwirausaha siswa terutama dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mengembangkan usaha. Peneliti menyarankan agar sekolah-sekolah kejuruan lebih fokus pada integrasi media sosial dalam pembelajaran kewirausahaan untuk mendukung siswa yang tertarik memulai bisnis. Penelitian ini juga membuka peluang untuk penelitian selanjutnya mengenai bagaimana teknologi dan media sosial dapat lebih mendalam mendukung niat berwirausaha di kalangan generasi muda.