Skripsi
Pembuatan busana wanita menggunakan kombinasi kain tenun khas NTT yang dipadukan dengan aksen smock Jepang / Tharissa Nadia Levina Yuani
Abstrak
Tujuan dari penciptaan busana ini adalah sebagai berikut 1) Menjelaskan konsep penciptaan busana wanita dengan menggunakan kombinasi kain tenun khas NTT yang dipadukan dengan aksen smock jepang. 2) Menjelaskan proses perwujudan busana wanita dengan menggunakan kombinasi kain tenun khas NTT yang dipadukan dengan aksen smock jepang. 3) Mengetahui hasil penyajian busana wanita dengan menggunakan kombinasi kain tenun khas NTT yang dipadukan dengan aksen smock jepang. Metode penciptaan yang digunakan adalah metode practice-ied research yang terdiri dari 4 tahapan yaitu pra perancangan perancangan perwujudan dan juga penyajian. Tahapan pertama yaitu pra perancangan yang terdiri dari eksplore ide meliputi berbagai informasi yang berkaitan eksplor konsep yang menghasilkan mind mapping mood board dan juga story board. Tahapan selanjutnya adalah perancangan karya yang terdiri dari pembuatan desain ilustrasi desain produksi 1 desain produksi 2 desain produksi 3 dan juga dilengkapi dengan analisis desain. Tahapan ketiga adalah perwujudan karya yang terdiri dari pembuatan pola rancangan bahan dan biaya proses prosuksi karya dan juga evaluasi karya. Tahapan yang terakhir adalah penyajian karya yang dilaksanakan pada event Grand Show Tata Busana UM 2023. Selain itu pada event yang diselenggarakan oleh Duta SMA Negeri 4 Malang dan diesnatalis SMKS PGRI 4 Kota Blitar. Produk akhir dari penciptaan karya 1 adalah manset blazer rok utama dan juga rok layer bagian luar topi dan juga heels hitam. Sedangkan pada produk akhir dari penciptaan karya 2 adalah kemeja rompi celana kulot dan juga rok layer bagian luar topi dan juga heels hitam. Saran dari penciptaan busana ini adalah hendaknya membuat konsep desain dengan sejelas mungkin mulai dari penentuan ide dan sumber inspirasi membuat mind mapping yang jelas dan terperinci membuat mood board dan juga story board yang mudah dipahami. Selain itu harus memperhatikan ketepatan dalam pembuatan pola dan penempatan aksen.