Skripsi
Pengembangan permainan engklek interaktif pada Kelompok B di TK Flamboyan / Maulidina Putri Susanti
Abstrak
Permainan tradisional sudah jarang sekali dimainkan oleh anak-anak generasi sekarang. Mereka lebih menyukai permainan modern daripada permainan tradisional seperti bermain playstation game online dan sejenisnya menjadi pilihan ketika liburan sekolah atau setelah pulang sekolah (Mulyani 2020). Penggunaan pemainan modern sangat diminati karena bersifat fleksibel dan canggih untuk memainkannya. Akibatnya keberadaan permainan tradisional sudah langkah dimainkan oleh anak-anak khususnya permainan tradisional engklek. Permainan engklek tidak hanya sekedar menjadi hiburan semata bagi siapa saja yang memainkannya tetapi permainan engklek juga memberikan nilai edukatif dan dapat melatih pengembangan motorik anak usia dini. Maka melalui penelitian ini peneliti ingin melakukan pengembangan permainan tradisional engklek menjadi permainan interaktif dan edukatif bagi anak usia dini kelompok B di TK Flamboyan Dusun Kruwul Desa Sukoanyar Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R amp D) dengan model pengembangan ADDIE yang melalui lima tahap pengembangan yaitu Analysis Design Development Implementation dan Evaluation. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah melalui wawancara dan penyebaran angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Uji kelayakan dilakukan oleh ahli media ahli materi dan ahli pengguna kemudian diuji cobakan kepada 16 anak TK FLAMBOYAN di Lamongan. Hasil pengembangan permainan engklek interaktif pada anak usia 5-6 kelompok B di TK FLAMBOYAN dinyatakan layak dengan total rata-rata perolehan presentase sebesar 91% dari ahli media 87% dari ahli materi dan 80% dari ahli pengguna (kelompok kecil dan kelompok besar). Penelitian dan pengembangan ini meghasilkan produk yang layak digunakan untuk mengenalkan kembali permainan tradisional engklek namun dalam tingkat yang lebih modern interaktif dan edukatif.