Skripsi
Pengembangan media pembelajaran berbasis augmented reality mata pelajaran kejuruan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa TKJ kelas xi di SMKN 10 Malang / Adinda Rizki Febri Kartikasari
Abstrak
Pendidikan berperan penting menghasilkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas terutama melalui pemanfaatan teknologi pendidikan sebagai media pembelajaran. Media pembelajaran yang baik ialah media yang mampu menarik perhatian siswa dan dapat memberikan pengetahuan kepada siswa. Keterbatasan media yang digunakan saat pembelajaran menjadi suatu kendala yang harus dihadapi. Hal ini berdampak pada motivasi dan hasil belajar siswa yang cenderung menurun ketika proses pembelajaran tidak menarik dan tidak bervariasi sehingga hal ini membuat siswa merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis augmented reality pada mata pelajaran kejuruan dengan fokus pada materi topologi dan arsitektur jaringan dengan harapan dapat membantu siswa memahami materi kompleks seperti topologi dan arsitektur jaringan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan dan penelitian ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analisis (Analysis) Desain (Design) Pengembangan (Development) Implementasi (Implementation) dan Evaluasi (Evaluation). Subjek penelitian ini melibatkan siswa TKJ 3 di SMKN 10 Malang yang telah mempelajari atau sedang mempelajari materi topologi dan arsitektur jaringan. Angket kelayakan dan motivasi merupakan instrumen yang digunakan untuk memperoleh data kuantitatif sedangkan data kualitatif diperoleh dari komentar saran serta masukan dari validator. Hasil dari penelitian dan pengembangan media pembelajaran berbasis augmented reality pada mata pelajaran kejuruan yang dikerucutkan pada materi topologi dan arsitektur jaringan yaitu dapat digunakan sebagai media pelengkap dalam proses pembelajaran serta dapat meningkatkan motivasi belajar. Analisis kelayakan media pada validasi materi sebesar 84 38% validasi media sebesar 94 60% uji coba responden sebesar 85 99% uji motivasi sebelum sebesar 72 93% dan uji motivasi setelah sebesar 80 42% hasil dari motivasi belajar dikategorikan sangat tinggi dan dinyatakan meningkatkan motivasi belajar sebesar 7 50%. Berdasarkan data hasil validasi dapat disimpulkan bahwa penelitian dan pengembangan media pembelajaran berbasis augmented reality yang dikembangkan layak digunakan dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.