Disertasi
Model keterampilan digital konselor dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling / Robbi Suraida Utami
Abstrak
Konselor adalah profesi dinamis yang menyesuaikan terhadap perubahan dan perkembangan masyarakat dan dinamika sosial. Tuntutan kinerja dan keefektifan layanan terus disorot. Terlebih permasalahan yang dihadapi peserta didik juga kian beragam. Semua memerlukan keterampilan kompetensi dan kesigapan konselor dalam memainkan berbagai peran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji secara empiris model keterampilan digital konselor dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling dan pengaruh keterampilan berpikir digital keterampilan personal digital keterampilan sosial digital dan keterampilan kerja digital konselor dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling. Metode penelitian dilaksanakan dengan rancangan causal relationship study terhadap 152 konselor dengan rincian 76 konselor SMP sederajat dan 76 konselor SMA sederajat. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu inventori keterampilan berpikir digital dalam kompetensi pedagogik konselor keterampilan personal digital dalam kompetensi kepribadian konselor keterampilan sosial digital dalam kompetensi sosial konselor dan keterampilan kerja digital dalam kompetensi profesional konselor serta kuesioner pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling digital. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan perhitungan menggunakan software program AMOS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model teoritik yang dibangun telah layak (Fit) (GFI 0.963 ge 0.90) dan memperoleh dukungan data empiris (X2 61.698 lt p 0.722 gt 0.05). Keterampilan berpikir digital konselor keterampilan personal digital konselor keterampilan sosial digital konselor keterampilan kerja digital konselor berpengaruh signifikan dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling. Berdasarkan atas temuan penelitian ini maka dapat disarankan kepada Jurusan Bimbingan dan Konseling agar dapat merencanakan dan mengembangkan pembelajaran dan evaluasi yang bermuatan nilai-nilai keterampilan digital konselor dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling pendidik konselor menampilkan diri sebagai pribadi dan konselor yang profesional dengan menggunakan bahan ajar yang berdasarkan teknologi dan aktif dalam penelitian dan pengabdian untuk pembinaan konselor/guru BK melalui wadah MGBK terutama dalam hal pengembangan kompetensi digital konselor/guru BK. Saran pada Konselor memanfaatkan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) sebagai wadah untuk mengembangkan keterampilan digital konselor dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling dan aktif mengikuti seminar pelatihan dan lokakarya yang terkait dengan pengembangan keterampilan digital konselor. Saran pada Pengawas Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor melakukan dan meningkatkan kualitas supervisi terhadap keterampilan digital konselor dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling dan menjadikan keterampilan digital konselor sebagai salah satu indikator dalam menilai pelaksanaan bimbingan dan konseling. Saran pada Peneliti Lanjut mengkaji lebih mendalam mengenai sumbangan faktor-faktor lain dalam pengembangan keterampilan digital konselor dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling dan melakukan penelitian lanjutan mengenai keterampilan digital konselor dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling.