Skripsi
Pengembangan media website cerdas untuk mengakomodasi diferensiasi gaya belajar siswa materi kriya batik kelas XII / Haris Setyawan
Abstrak
Pada kelas XII IPS 3 di SMAN 1 Pagak siswa memiliki beragam gaya belajar dari kebiasaan seperti mendengarkan musik bermain game dan mengakses media sosial. Materi kriya batik dipilih karena nilai rata-rata siswa di kelas XII IPS 3 terendah dibandingkan kelas lainnya dalam satu angkatan dan pengajaran hanya mengandalkan buku ajar sebagai sumber belajar tanpa penerapan teknologi sesuai pendekatan TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge). Pengembangan Website bertujuan untuk mengetahui kebutuhan awal menguji kelayakan media dan mengetahui berapa besar dampak penggunaan media. Pengembangan Website ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan model 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan yang terdiri empat tahap yaitu define design develop dan disseminate. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara angket dan uji pretest-posttest yang kemudian analisis menggunakan skala likert dan uji efektivitas N-gain. Fasilitas kelas seperti Wi-Fi proyektor smartphone dan adaptasi siswa terhadap teknologi memungkinkan website mendukung berbagai gaya belajar. Hasil validasi ahli media menunjukkan skor 86 6% (sangat layak) sementara validasi ahli materi mencapai 87 5% (sangat layak). Uji coba pada kelompok kecil menghasilkan skor 84 8% (sangat layak) kemudian uji kelompok besar mencapai N-Gain sebesar 0 755 (sangat efektif) membuktikan bahwa penggunaan Website berbasis gaya belajar sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman materi kriya batik untuk siswa kelas XII.