Skripsi
Pengaruh proses hubungan masyarakat dan tingkat keterlibatan orang tua terhadap mutu pendidikan Taman Kanak-Kanak di Kota Batu / Safira Alya Ramadhani
Abstrak
Ramadhani Safira Alya. (2024). Pengaruh Proses Manajemen Hubungan Masyarakat dan Tingkat Keterlibatan Orang Tua terhadap Mutu Pendidikan Taman Kanak-Kanak di Kota Batu. Skripsi. Departemen Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Teguh Triwiyanto S.Pd. M.Pd. (II) Dr. Sunarni S.Pd. M.Pd. Mutu pendidikan adalah isu penting dan kompleks karena melibatkan berbagai komponen dan dimensi yang saling terkait. Isu ini mencakup konteks serta proses yang terus berkembang terutama dalam pendidikan di sekolah. Salah satu langkah strategis meningkatkan mutu pendidikan sekolah adalah melalui peran proses manajemen hubungan masyarakat (Humas). Keterkaitan antara humas dan tingkat keterlibatan orang tua memiliki dampak yang signifikan dalam konteks pendidikan. Humas berperan sebagai jembatan komunikasi antara sekolah dan orang tua memastikan bahwa informasi penting tentang kegiatan kebijakan dan perkembangan pendidikan dapat disampaikan dengan jelas dan tepat waktu. Penelitian ini menggunakan tiga variabel yang terdiri dari proses manajemen humas keterlibatan oarang tua dan mutu pendidikan evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Proses manajemen hubungan masyarakat TK Negeri di Kota Batu. (2) Tingkat keterlibatan orang tua TK Negeri di Kota Batu. (3) Mutu pendidikan TK Negeri di Kota Batu. (4) Pengaruh proses manajemen hubungan masyarakat terhadap mutu pendidikan TK Negeri di Kota Batu. (5) Pengaruh proses tingkat keterlibatan orang tua terhadap mutu pendidikan TK Negeri di Kota Batu. (6) Pengaruh proses manajemen hubungan masyarakat dan tingkat keterlibatan orang tua terhadap mutu pendidikan TK Negeri di Kota Batu. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner gform dan angket kertas yang melibatkan tahap pengukuran dan analisis data. Populasi penelitian ini adalah orang tua peserta didik dari 3 TK Negeri di Kota Batu. Pemilihan anggota sampel sejumlah 173 orang tua peserta didik menggunakan teknik propotional random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket yang terdiri dari 92 butir pertanyaan. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan bantuan SPSS for Windows Version 26.0 dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen humas TK Negeri di Kota Batu secara keseluruhan berada pada kategori baik. Sebanyak 39 9% orang tua peserta didik memilih kategori sangat baik 59 5 % orang tua peserta didik memilih kategori baik 0 6% peserta didik memilih kategori kurang baik. Aspek keterlibatan orang tua berada pada kategori tinggi dengan 46 2 % orang tua peserta didik memilih kategori sangat tinggi 53 8% orang tua peserta didik memilih kategori tinggi tidak ada orang tua peserta didik yang memilih kategori rendah dan sangat rendah. Mutu pendidikan menunjukkan berada pada kategori baik dapat terlihat dari sebanyak 31 8 % orang tua peserta didik memilih kategori sangat baik 68 2% orang tua peserta didik memilih kategori baik tidak ada orang tua peserta didik yang memilih kategori kurang dan sangat kurang. Terdapat pengaruh signifikan antara proses hubungan manajemen humas dan tingkat keterlibatan orang tua terhadap mutu pendidikan dapat terlihat dari nilai koefisien determinisi dengan metode enter regression terdapat garis regresi Y 4 236 0 5881X1 1 192X2. dapat dilihat bahwa nilai koefisien determinasi yakni kontribusi atau sumbangan pengaruh variabel bebas secara simultan (bersama- sama) terhadap variabel terikat. Sehingga sumbangan yang dimaksud dapat dihitung dengan cara R-Square x 100%. Nilai R Square (R) sebesar 0.550 x 100% 55 % maka hal tersebut menunjukkan bahwa besarnya sumbangan pengaruh variabel proses manajemen humas (X1) dan keterlibatan orangtua (X2) yaitu mempunyai pengaruh sebesar 55 % sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel X atau yang tidak diteliti oleh peneliti. Kemudian untuk mengetahui besar sumbangan setiap variabel dilakukan dengan metode stepwise regression. terdapat sumbangan dari variabel proses manajemen humas (X1) dengan nilai R-Square Change sebesar 0 059 x 100% 5 9 %. Sedangkan variabel keterlibatan orang tua (X2) dengan nilai R-Square Change sebesar 0 491 x 100% 49 1 %. maka hal tersebut menunjukkan bahwa besarnya sumbangan pengaruh variabel proses manajemen humas (X1) dan keterlibatan orang tua (X2) yaitu mempunyai pengaruh sebesar 49 1 % dan 5 9 %. Jadi hal tersebut menunjukkan bahwa besarnya sumbangan pengaruh variabel keterlibatan orang tua (X2) lebih besar daripada variabel proses manajemen humas (X1). Saran yang dapat diberikan yaitu (1) Kepala Sekolah TK Negeri Kecamatan Batu untuk mengusung program-program program manajemen humas supaya untuk memotivasi orang tua secara optimal untuk meningkatkanmutu pendidikan (2) bagi Masyarakat sekitar TK negeri Kecamatan Batu meningkatkan keterlibatan antara sekolah dan masyarakat mendukung pembangunan hubungan yang positif antara sekolah dan keluarga siswa (3) orang tua TK Negeri Kecamatan Batu meningkatkan hasil keterlibatan orang tua di sekolah yang sudah dipengaruhi dengan adanya program manajemen humas untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah (4) peneliti lain dapat digunakan sebagai referensi kajian dan masukan yang digunakan untuk menyusun karya tulis lain yang relevan. Serta menyertakan variabel lain yang mempengaruhi mutu pendidikan. Selain itu dapat melakukan penelitian pada jenjang SD/MI atau SMP/MTS sehingga hasil penelitian dapat bersifat komprehensif.