Tesis
Pengaruh pembelajaran kewirausahaan dengan sikap proactiveness sebagai variabel mediasi terhadap niat berwirausaha siswa SMK Jurusan BDP di Mojoketo / Arif Isnaini
Abstrak
Di tengah dinamika ekonomi global saat ini kewirausahaan telah diakui sebagai salah satu pilar utama dalam pengembangan ekonomi. Semakin banyak negara yang mengarahkan perhatian mereka pada pengembangan kewirausahaan sebagai sarana untuk meningkatkan daya saing ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru. Di tingkat lokal terutama dalam konteks pendidikan menengah seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) semakin banyak upaya untuk memasukkan pembelajaran kewirausahaan ke dalam kurikulum(Sari et al. 2021). Hal ini dilakukan dengan harapan agar lulusan SMK memiliki keterampilan yang cukup untuk menjadi wirausahawan atau memiliki sikap kewirausahaan yang kuat. Di tengah dinamika ekonomi Mojokerto wirausaha telah menjadi fenomena yang semakin menonjol Mojokerto dengan sejumlah pengusaha muda yang menghadirkan sentuhan modern pada produk makanan dan minuman tradisional untuk menarik pasar yang lebih luas. Dengan meningkatnya jumlah siswa SMK yang tertarik untuk menjadi wirausaha Mojokerto memiliki potensi untuk mengembangkan ekonomi lokal yang lebih kuat. Dengan memfasilitasi pertumbuhan usaha kecil dan menengah yang dimiliki oleh siswa SMK kota ini dapat menciptakan lapangan kerja tambahan dan memperkuat basis ekonominya. Namun dalam realitanya implementasi niat berwirausaha di SMK seringkali masih menghadapi berbagai tantangan. Hal ini bisa termasuk kurangnya pendidikan dan keterampilan kewirausahaan keterbatasan sumber daya kurangnya dukungan dari komunitas lokal dan kurangnya pemahaman siswa tentang pentingnya kewirausahaan sebagai pilihan karier. Untuk menjawab tantangan tersebut penelitian ini akan memberikan strategi berupa peningkatan pembelajaran kewirausahaan dan dukungan komunitas untuk menanamkan niatg berwirausaha pada siswa SMK di Mojokerto. Keterbaruan dari penelitian ini terletak pada pendekatan holistiknya terhadap pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi niat berwirausaha siswa SMK di Mojokerto dan upaya-upaya untuk mengatasi tantangan implementasi program pembelajaran kewirausahaan dalam konteks lokal yang unik tersebut. Selain itu penelitian ini juga melakukan evaluasi terhadap efektivitas program pembelajaran kewirausahaan yang telah diperkenalkan ke dalam kurikulum SMK di Mojokerto. Evaluasi ini dapat mencakup sejauh mana siswa dapat menerapkan keterampilan dan pengetahuan yang mereka peroleh dalam situasi bisnis nyata serta dampaknya terhadap niat berwirausaha siswa. Tujuan dari penelitian ini akan menyelidiki pengaruh langsung dan tidak langsung dari program pembelajaran kewirausahaan yang diperkenalkan di SMK Mojokerto terhadap niat berwirausaha siswa. Kedua penelitian ini akan menyoroti peran dukungan komunitas dalam konteks peningkatan niat berwirausaha siswa SMK di Mojokerto. Terakhir penelitian ini akan memperhatikan konteks lokal Mojokerto dalam memahami niat berwirausaha siswa. Dengan memperhitungkan karakteristik ekonomi sosial dan budaya kota ini penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih khusus tentang bagaimana faktor-faktor ini mempengaruhi niat berwirausaha siswa serta bagaimana program-program pembelajaran kewirausahaan dapat disesuaikan dengan konteks lokal ini untuk memberikan dampak yang lebih positif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan deskriptif eksplanatif melibatkan siswa SMK di Mojokerto yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Kewirausahaan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Niat Berwirausaha. Semakin tinggi Pembelajaran Kewirausahaan maka Niat Berwirausaha juga akan meningkat. Pembelajaran Kewirausahaan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Niat Berwirausaha melalui Sikap Proactiveness. Semakin tinggi Pembelajaran Kewirausahaan maka Niat Berwirausaha melalui Sikap Proactiveness juga akan meningkat.