Tesis
Penggunaan strategi pembelajaran berbasis Guide-Critical Reading (GCR) untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa Kelas IV SD Al-Hikmah Yapis / Ressy Sabena Parirak
Abstrak
Parirak Ressy S. 2023. Penggunaan Strategi Pembelajaran Berbasis Guided-Critical Reading (GCR) Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SD Al-Hikmah Yapis. Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dra. Hj. Utami Widiati M.A. Ph.D dan (II) Dr. Nita Widiati M.Pd. Kata kunci Guided-Critical Reading membaca kelas 4 sekolah dasar Belajar efektif melalui gemar membaca memungkinkan seseorang menyerap dan menafsirkan informasi dari lisan dan tulisan. Membaca melibatkan aktivitas visual berfikir psikolinguistik dan metakognitif. Strategi GCR menggabungkan metode guide reading dan membaca kritis untuk meningkatkan pemahaman. Strategi ini disesuaikan dengan kondisi saat ini yang tidak memungkinkan siswa belajar secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV di SD Al-Hikmah Yapis melalui penerapan strategi guide-critical reading (GCR). Dalam penelitian tindakan kelas ini peneliti bekerja sama dengan guru untuk mengidentifikasi masalah dalam kemampuan membaca pemahaman siswa dan mengembangkan solusi yang tepat. . Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan dalam dua siklus dengan peneliti yang bertindak secara langsung dari awal hingga akhir tindakan. PTK dipilih untuk meningkatkan profesionalisme guru dan memperbaiki kegiatan belajar mengajar di kelas. Indikator keberhasilan tes membaca pemahaman siswa adalah minimal 75% siswa mencapai KKM ( ge 60). Hasil pre-test yang dilakukan terhadap 20 siswa menunjukkan bahwa hanya 5 siswa (25%) yang mencapai KKM yang telah ditetapkan sedangkan 15 siswa (75%) belum tuntas. Namun setelah menerapkan strategi GCR dalam proses pembelajaran hasil post-test siklus 1 menunjukkan adanya peningkatan yang positif. Terdapat 50% siswa yang berhasil mencapai nilai di atas KKM sehingga hanya 50% siswa yang memiliki nilai di bawah KKM. Perkembangan ini menunjukkan adanya kenaikan kemampuan membaca pemahaman siswa. Sebelumnya hanya 5 siswa yang mampu mencapai nilai di atas KKM pada saat pre-test. Namun setelah melalui proses pembelajaran dengan strategi GCR hasil post-test siklus 1 menunjukkan bahwa jumlah siswa yang berhasil mencapai nilai di atas KKM meningkat menjadi 10 siswa. Ini menunjukkan peningkatan sebesar 5 siswa atau 50% dari hasil pre-test. Selanjutnya pada post-test siklus 2 terdapat 17 siswa yang berhasil mencapai nilai di atas KKM. Ini menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan yaitu 7 siswa atau 70% dari hasil pre-test. Dengan demikian secara keseluruhan terdapat peningkatan yang signifikan sebesar 60% dari hasil pre-test ke post-test siklus 2. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbaikan yang cukup besar dalam kemampuan membaca pemahaman siswa setelah menerapkan strategi GCR. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa strategi GCR efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV sehingga mereka dapat membaca dengan lebih kritis dan analitis. Hal ini dapat dianggap sebagai solusi yang efektif dalam mengatasi permasalahan rendahnya kemampuan membaca pemahaman pada siswa.