Tesis
Pengaruh pembelajaran kewirausahaan dan elaborasi mindset dengan implementasi mindset sebagai variabel mediasi terhadap keyakinan berwirausaha siswa SMK di Mojokerto / Moh Faizin
Abstrak
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat pengangguran terbuka di kalangan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah yang tertinggi dibandingkan dengan lulusan tingkat pendidikan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa lulusan SMK belum sepenuhnya siap untuk memasuki dunia kerja atau menciptakan lapangan kerja sendiri. Di era globalisasi dan revolusi industri 4.0 perkembangan teknologi dan informasi telah mengubah berbagai aspek kehidupan manusia termasuk dunia kerja. Saat ini kewirausahaan adalah salah satu pilar penting dalam ekonomi global Kewirausahaan dapat mengurangi tingkat pengangguran lokal. Di Indonesia khususnya di Kabupaten Mojokerto sejumlah SMK berupaya mempersiapkan siswanya untuk menjadi pekerja siap pakai atau bahkan menjadi wirausahawan. Namun sekolah menemukan beberapa faktor yang menghambat terbentuknya kepercayaan diri kewirausahaan di kalangan siswa SMK salah satunya adalah kurangnya dukungan pendidikan yang menjadi kendala utama. Selain itu kurangnya akses ke sumber daya seperti modal teknologi dan mentor yang berpengalaman menghambat mahasiswa untuk mengembangkan dan mengimplementasikan ide bisnis Mahasiswa. Lingkungan sekitar termasuk keluarga dan komunitas juga memainkan peran penting. Jika lingkungan tidak mendukung atau skeptis terhadap kewirausahaan siswa akan kurang termotivasi untuk mengejar jalan ini. Faktor lainnya adalah ketidakmampuan untuk mengambil risiko. Kebaruan dari penelitian ini adalah penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang menekankan pengalaman langsung dan aplikasi praktis dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan. Pendekatan ini dapat mencakup proyek bisnis kehidupan nyata yang melibatkan siswa dalam mengidentifikasi peluang bisnis merencanakan dan menjalankan bisnis secara mandiri atau dalam kelompok sehingga memberikan pengalaman langsung yang mendalam dalam menghadapi tantangan dunia bisnis. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi potensi kolaborasi antara sekolah pemerintah daerah industri dan masyarakat lokal dalam mendukung terbentuknya keyakinan kewirausahaan di kalangan siswa SMK di Mojokerto. Ini termasuk pengembangan kemitraan berkelanjutan untuk memberikan siswa akses ke sumber daya pelatihan bimbingan dan peluang bisnis sehingga menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan kewirausahaan di tingkat lokal. Tujuan dari penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tantangan dan peluang dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan kewirausahaan. Hal ini dapat mengarah pada perancangan kurikulum yang lebih relevan mengintegrasikan pembelajaran praktis dengan teori dan mengembangkan program pelatihan kewirausahaan yang lebih efektif. Pemahaman yang lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan keyakinan kewirausahaan dapat menjadi dasar bagi sekolah pemerintah daerah industri dan masyarakat lokal untuk mengembangkan strategi dan kebijakan yang lebih efektif untuk mendukung pertumbuhan kewirausahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei melibatkan siswa SMK di Kabupaten Mojokerto yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Kewirausahaan dan elaborasi pola pikir memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Entrepreneurial Confidence. Semakin tinggi Pembelajaran Kewirausahaan semakin tinggi Kepercayaan Diri Kewirausahaan. Selain itu pembelajaran kewirausahaan dan penjabaran pola pikir melalui penerapan mindset juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan diri berwirausaha