Skripsi
Perbandingan efektivitas pembelajaran saintifik dan problem based learning materi sistem pencernaan pada literasi sains di sekolah dasar / Rida Rahmawati
Abstrak
Kurikulum sering mengalami perubahan kurikulum sendiri merupakan sebuah perencanaan yang dirancang dan direncanakan sedemikian rupa agar apa yang dilakukan secara sistematis dan terarah agar apa yang menjadi tujuan akan dapat tercapai dengan baik dan sesuai dengan apa yang diinginkan. Belum lama ini Indonesia melakukan perubahan kurikulum. Kurikulum yang sebelumnya Kurikulum 2013 diganti dengan Kurikulum Merdeka.Pelaksanaan Kurikulum 2013 mengharuskan guru untuk menyajikan pembelajaran berbasis tematik integratif menggunakan Pendekatan Saintifik. Sedangkan kurikulum merdeka merupakan penyempurna dari kurikulum 2013. Keduanya sangat tepat dilakukan dan diterapkan agar siswa lebih aktif dan dapat menerima pembelajaran di sekolah dengan baik serta dapat membangun kemampuan berpikir kreatif dan menumbuhkan rasa percaya diri atas kemampuan yang mereka miliki masing-masing dalam proses pembelajaran melihat kurikulum yang berlaku sekarang adalah kurikulum merdeka bukan berarti pendekatan saintifik tidak digunanakan karena dalam pelaksanaannya dapat disinerginakan dalam beberapa model pembelajaran yang ada . Berdasarkan kelebihan Pendekatan Saintifik dan PBL maka peneliti ingin melihat perbedaan efektivitas diantara Pendekatan Saintifik dan model PBL pada literasi sains. Pada literasi sains ini kedudukan aspek kompetensi siswa lebih diutamakan sedangkan aspek lainnya merupakan aspek pendukung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbandingan efektifitas pembelajaran saintifik dan PBL dalam meningkatkan kemampuan literasi sains pada materi sistem pencernaan manusia. Metode penelitian yang dilakukan adalah kuasi eksperimental. Teknik pengumpulan data menggunakan pretest dan posttest. Hasil penelitian ini menyatakan adanya peningkatan pada kedua pembelajaran sehingga keduanya berpengaruh terhadap kemampuan literasi sains. Terdapat perbedaan yang signifikan pada indikator 3 dimana nilai signifikansi 0 003 lt 0 005 sehingga terdapat perbedaan signifikan pada indikator tersebut jika dilihat perbandingannya hasil rata-rata siswa PBL lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa pada literasi sains materi sistem pencernaan manusi