Skripsi
Penciptaan Seni Batik Lukis Surealisme dari Konsep Ilusi Kematian / Gati Hayyu Sarawan
Abstrak
Surealisme dalam seni memberikan kebebasan untuk mengeksplorasi tema-tema psikologis mimpi atau alam bawah sadar. Berkaitan dengan psikoanalisis Sigmund Freud mimpi tumbuh sebagai jembatan antara dunia eksternal dengan perasaan maupun keinginan terpendam. Mimpi tentang kematian terutama jika dipandang sebagai sebuah ilusi bisa mencerminkan konsep kehidupan kematian dan eksistensi. Dalam mimpi semacam itu kematian bisa dilihat sebagai metafora untuk perubahan atau pembebasan dari sesuatu yang mengekang. Dari permasalahan tersebut penulis menjadikan latar belakang dalam pembuatan karya yang mana bermakna perjalanan baik sebenarnya di balik kematian yang merupakan sebuah perjalanan penuh kedamaian dan pemahaman. Tujuan penciptaan ini mendeskripsikan konsep proses visualisasi hasil dan gelar karya batik lukis surealisme dengan konsep ilusi kematian. Penulis mengembangkan metode S.P Gustami pada penciptaannya melalui tiga tahapan yaitu tahap eksplorasi perancangan dan perwujudan. Penciptaan ini menghasilkan enam batik lukis berjudul Di Penghujung Jalan Pernikahan dengan Keabadian Kebebasan Kebebasan dalam Diri Mati Menumbuh dan Mati Menghidupi. Menggunakan gabungan teknik batik canting tulis dan lukis pointilis serta teknik colet dan celup pada pewarnaan indigosol remasol dan naphthol. Keseluruhan karya disajikan dalam gelar karya sebagai bentuk menampilkan estetika dan refleksi terhadap karya. Hasil akhir penciptaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan inovasi baru pada batik lukis.