Skripsi
Pengembangan Website dengan materi perjuangan dr. Radjiman Wedyodiningrat dalam penanganan PES sebagai Sumber Belajar untuk Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Ngawi / SEPTI ARDIYANI
Abstrak
Pengembangan sumber belajar berbasis website merupakan salah satu alternatif pembelajaran yang dilakukan guna mempermudah pemahaman peserta didik dalam proses pembelajaran sejarah yang efektif di era digital. Berangkat dari permasalahan yang dialami oleh peserta didik kelas XII IPS SMAN 1 Ngawi berupa penggunaan media pembelajaran yang monoton sehingga peserta didik mengalami penurunan minat belajar sejarah. Disisi lain kurangnya pengetahuan terkait materi pada capaian pembelajaran materi khusunya peran Dr. Radjiman dalam bidang kesehatan menjadi salah satu faktor dikembangkannya sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa sumber belajar berbasis website yang berisi materi biografi Dr. Radjiman dan pengenalan masuknya wabah Pes serta untuk mengetahui tingkat keefektifan sumber belajar apabila digunakan dalam pembelajaran sejarah di kelas XII IPS 2 SMAN 1 Ngawi. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah RnD (Research and Development) dengan model yang digunakan adalah ADDIE. Model penelitian ADDIE terdiri dari Analisys Design Development Implementation dan Evaluation. Data yang dikumpulkan meliputi data kuantitatif yang dinyatakan dalam presentase maupun data kualitatif yang dinyatakan dalam bentuk saran komentar dan umpan balik dari proses validasi. Temuan hasil kevalidan produk dari ahli materi sejumlah 89 2% dengan kategori valid dan temuan ahli media sebesar 87 5% termasuk kategori valid. Sedangkan uji coba kelompok kecil mendapatkan nilai sebesar 81 4% (layak dengan sedikit revisi) dan untuk uji coba kelompok besar mendapatkan nilai sebesar 90 1% (sangat valid). Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa sumber belajar sejarah berbasis website yang telah dikembangkan layak untuk digunakan karena mencapai nilai diatas 85% sesuai dengan tabel kriteria angket validasi.