Skripsi
Potensi kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa untuk mendukung penguatan berkebinekaan global pada profil pelajar pancasila dalam pembelajaran sejarah di SMA/ Ilham Ardiansyah
Abstrak
Pendidikan sejarah memainkan peran penting dalam membentuk karakter siswa terutama dalam Kurikulum Merdeka yang menekankan pembentukan karakter berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Salah satu dimensi penting dalam Profil Pelajar Pancasila adalah berkebinekaan global yaitu kemampuan menghargai budaya dan berinteraksi secara inklusif. Tokoh sejarah seperti Sultan Ageng Tirtayasa dari Kesultanan Banten dapat dijadikan materi ajar untuk menanamkan nilai-nilai menghargai budaya dan inklusivitas dalam pembelajaran sejarah. Dalam realitas saat ini penanaman sikap menghargai budaya dan toleransi penuh dengan tantangan. Adanya sikap tidak menghargai budaya dan intoleran menjadi masalah di dunia pendidikan saat ini yang bisa menyebabkan perpecahan. Oleh karena itu diperlukan upaya pembentukan karakter menghargai budaya yang bisa dituangkan pada kegiatan intrakurikuler salah satunya adalah dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa untuk mendukung penguatan berkebinekaan global dan bagaimana potensi ini dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran sejarah di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dimana data kualitatif dikumpulkan melalui analisis literatur yang relevan. Proses penelitian melibatkan penyiapan bahan penyusunan bibliografi pengaturan waktu penelitian dan pencatatan informasi dari literatur yang dipelajari. Hasil penelitian yang telah dilakukan ini menemukan bahwa Sultan Ageng Tirtayasa adalah seorang pemimpin yang menghargai budaya mampu berkomunikasi antarbudaya merefleksi dan tanggungjawab terhadap pengalaman kebinekaan dan berkeadilan sosial dalam memimpin Kesultanan Banten sebagai pusat perdagangan dan kebudayaan yang multikultural. Nilai-nilai kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa sangat relevan dengan pendidikan saat ini terutama dalam membentuk sikap saling menghargai antarbudaya yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Nilai-nilai kepemimpinan dari Sultan Ageng Tirtayasa memiliki potensi besar untuk diajarkan kepada siswa sebagai bagian dari pembelajaran sejarah. Integrasi nilai-nilai kebinekaan global dalam materi pembelajaran dapat memperkuat karakter siswa yang berkebinekaan global dan berakar kuat pada nilainilai Pancasila. Dalam penelitian ini penerapan potensi kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa untuk mendukung penguatan berkebinekaan global ke dalam pembelajaran sejarah dapat dilakukan dengan model pembelajaran Project Based Learning dan memanfaatkan media berbasis digital. Materi yang diberikan tentang kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa yang merupakan bagian dari materi kerajaan Islam yang mana dalam Kurikulum Merdeka terletak pada Fase E kelas X SMA.