Skripsi
Pengembangan media telekonseling berbasis facial expression analysis sebagai alat deteksi kecenderungan bunuh diri pada mahasiswa / Amiirah Aniisah
Abstrak
Penelitian ini di latar belakangi oleh meningkatnya angka kasus bunuh diri pada mahasiswa di Kota Malang sebesar 20%. bertujuan mengembangkan media telekonseling berbasis Facial Expression Analysis (FEA) dalam mendeteksi kecenderungan bunuh diri. Menggunakan metode pengembangan Research and Development (R amp D) yang diadaptasi dari model ADDIE yang dimodifikasi menjadi 4 tahapan yang di empat tahap yaitu analisis desain pengembangan dan evaluasi. Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa baik konselor maupun konseli memerlukan fitur seperti pengaturan jadwal laporan FEA bibliokonseling dan forum. Hasil validasi dari para ahli menunjukkan media ini sangat relevan mudah digunakan dan menarik dengan indeks validitas 1. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa media ini dapat meningkatkan kerja konselor dan membantu konseli dalam mengatasi masalah emosional mereka. Fitur-fitur yang dirancang dapat mendukung proses konseling yang lebih komprehensif dan mendalam.