Skripsi
Budaya langen tayub pada masyarakat Desa Baosan Lor, Lecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur / Diana Lukitasari
Abstrak
Budaya langen tayub menjadi perhatian penting dalam kajian budaya lokal. Artikel ini mengkaji fenomena pergeseran budaya dari langen tayub lama ke Langen tayub baru di Desa Baosan Lor Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Penelitian ini mengidentifikasi dampak dari pergeseran ini terhadap masyarakat modern. Melalui analisis kualitatif artikel ini membahas bagaimana perubahan stigma masyarakat terhadap langen tayub mempengaruhi dinamika budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di tempat tinggal para narasumber. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi studi pustaka wawancara dokumentasi. Observasi terhadap 7 narasumber dengan topik yang berbeda dengan menggunakan batasan-batasan sesuai topik. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang dipaparkan langen tayub berperan penting dalam memperkuat identitas budaya dan relasi sosial di Desa Baosan Lor Kecamatan Ngrayun. Perubahan langen tayub dipengaruhi oleh nilai-nilai masyarakat teknologi perubahan sosial dan keterbukaan terhadap inovasi. Dengan perubahan kebudayaan yang terjadi langen tayub tetap relevan dan berkembang memberikan lingkungan yang inklusif dan peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.