Skripsi
Studi pengunaan CHATGPT pada mahasiswa pendidikan teknik informatika Universitas Negeri Malang dalam pembelajaran / Ahmad Nur Cholis
Abstrak
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan terutama dalam bentuk ChatGPT telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan termasuk dunia pendidikan. Di Universitas Negeri Malang mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika mulai memanfaatkan ChatGPT sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran baik dalam menyelesaikan tugas akademik memahami konsep-konsep yang sulit maupun meningkatkan kreativitas mereka. Meskipun teknologi ini menawarkan berbagai manfaat seperti kemudahan akses informasi dan peningkatan efektivitas pembelajaran penggunaan ChatGPT juga menimbulkan tantangan yang perlu diperhatikan terutama terkait dengan potensi ketergantungan yang berlebihan dan dampaknya terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa.. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika memanfaatkan ChatGPT dalam pembelajaran mengidentifikasi jenis informasi yang sering dicari menganalisis faktor dominan yang memengaruhi penggunaannya dan mengevaluasi pola penggunaan ChatGPT. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan adaptif terhadap integrasi teknologi AI dalam kurikulum pendidikan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui angket tertutup yang disebarkan kepada 65 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika. Lima aspek utama yang diteliti adalah kreativitas pemahaman konsep ketergantungan kualitas hasil tugas dan efisiensi waktu. Pendekatan alternatif digunakan dalam analisis data karena hasil uji normalitas dan KMO tidak memenuhi syarat untuk analisis faktor. Data kemudian dianalisis berdasarkan nilai total dan rata-rata dari setiap aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas adalah aspek dengan nilai tertinggi diikuti oleh pemahaman konsep kualitas hasil tugas efisiensi waktu dan ketergantungan. Mahasiswa cenderung memanfaatkan ChatGPT untuk mendukung ide kreatif meningkatkan pemahaman materi dan menyelesaikan tugas dengan lebih efisien. Namun tingkat ketergantungan pada ChatGPT tergolong rendah yang menunjukkan bahwa mahasiswa tetap memiliki kemandirian dalam belajar. Temuan ini menegaskan bahwa ChatGPT dapat menjadi alat pendukung yang efektif dalam pembelajaran jika digunakan secara strategis dan tidak berlebihan.