Tesis
Pengaruh kurikulum kewirausahaan, efikasi diri, dan persepsi kendali perilaku melalui persepsi kemungkinan terhadap kemauan berwirausaha mahasiswa Universitas Negeri Malang / Mufti Nawang Prastiko
Abstrak
Semua negara mempunyai keinginan untuk meraih pertumbuhan ekonomi yang tergolong tinggi dan berkelanjutan. Pertumbuhan ekonomi tidak dapat dilepaskan dari peran SDM yang memegang peranan krusial dalam pertumbuhan ekonomi di suatu negara. Meskipun SDM yang dimiliki oleh suatu negara merupakan faktor utama atau krusial dalam pertumbuhan dan peningkatan ekonomi di suatu negara. Surplus SDM yang tersedia merupakan faktor krusial apabila digunakan secara optimal atau maksimal di dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Namun apabila tidak diserap atau tidak adanya lapangan pekerjaan yang cukup untuk mengakomodasi hal ini menimbulkan konsekuensi yang terwujud dalam bentuk masalah yang berkaitan dengan angkatan kerja yang belum mempunyai pekerjaan. Karena jumlah TPT yang termasuk dalam tingkat yang mengkhawatirkan. Pemerintah merancang dan mengimplementasikan solusi yang dimanifestasikan dalam bentuk kerja sama dengan beragam perguruan tinggi dan diwujudkan oleh pemerintah dilaksanakan melalui perancangan dan pengembangan kurikulum kewirausahaan. Penelitian ini memiliiki tujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan (1) seberapa baik dan tinggi kurikulum kewirausahaan efikasi diri persepsi kendali perilaku persepsi kemungkinan dan kemauan berwirausaha mahasiswa (2) bagaimana pengaruh kurikulum kewirausahaan terhadap persepsi kemungkinan (3) bagaimana pengaruh efikasi diri terhadap persepsi kemungkinan (4) bagaimana pengaruh persepsi kendali perilaku terhadap persepsi kemungkinan (5) bagaimana pengaruh kurikulum kewirausahaan terhadap kemauan berwirausaha (6) bagaimana pengaruh efikasi diri terhadap kemauan berwirausaha (7) bagaimana pengaruh persepsi kendali perilaku terhadap kemauan berwirausaha (8) bagaimana pengaruh persepsi kemungkinan terhadap kemauan berwirausaha (9) bagaimana pengaruh kurikulum kewirausahaan terhadap kemauan berwirausaha melalui persepsi kemungkinan (10) bagaimana pengaruh efikasi diri terhadap kemauan berwirausaha melalui persepsi kemungkinan (11) bagaimana pengaruh persepsi kendali perilaku terhadap kemauan berwirausaha melalui persepsi kemungkinan dan (12) bagaimana pengaruh kurikulum kewirausahaa efikasi diri persepsi kendali perilaku dan persepsi kemungkinan terhadap kemauan berwirausaha secara simultan. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif dan Structural Equation Modelling (SEM). Populasi pada penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) berasal dari 2 klasifikasi rumpun ilmu. Penentuan 2 rumpun ilmu ditentukan dengan teknik purposive sampling yang memberikan kebebasan bagi peneliti untuk menentukan kriteria yang harus dimiliki responden penelitian. Soshum terdiri dari (1) FIP (2) FS (3) Fakultas Ekonomi dan Bisnis FEB (4) FIK (5) FIS dan (6) FPsi sedangkan Saintek terdiri dari 2 fakultas yaitu (1) FMIPA dan (2) FT dengan total akumulasi populasi sebesar 7.169 orang mahasiswa. Penelitian ini menghasilkan beragam kesimpulan yang disesuaikan dengan jumlah rumusan masalah yaitu (1) kurikulum kewirausahaan mempunyai kualifikasi sangat baik efikasi diri mempunyai kualifikasi sangat tinggi persepsi kendali perilaku kualifikasi sangat tinggi persepsi kemungkinan tinggi kemauan berwirausaha mempunyai kualifikasi tinggi (2) kurikulum kewirausahaan mempunyai pengaruh secara langsung terhadap persepsi kemungkinan (3) efikasi diri mempunyai pengaruh secara langsung terhadap persepsi kemungkinan (4) persepsi kendali perilaku mempunyai pengaruh secara langsung terhadap persepsi kemungkinan (5) kurikulum kewirausahaan mempunyai pengaruh secara langsung terhadap kemauan berwirausaha (6) efikasi diri tidak mempunyai pengaruh secara langsung terhadap kemauan berwirausaha (7) persepsi kendali perilaku mempunyai pengaruh secara langsung terhadap kemauan berwirausaha (8) persepsi kemungkinan mempunyai pengaruh secara langsung terhadap kemauan berwirausaha (9) kurikulum kewirausahaan mempunyai pengaruh secara tidak langsung terhadap kemauan berwirausaha melalui persepsi kemungkinan (10) efikasi diri mempunyai pengaruh secara tidak langsung terhadap kemauan berwirausaha melalui persepsi kemungkinan (11) persepsi kendali perilaku mempunyai pengaruh secara tidak langsung terhadap kemauan berwirausaha melalui persepsi kemungkinan dan (12) kurikulum kewirausahaa efikasi diri persepsi kendali perilaku dan persepsi kemungkinan mempunyai pengaruh yang signifikan secara simultan terhadap kemauan berwirausaha. Penelitian ini mempunyai saran yang ditujukan kepada beberapa pihak yaitu (1) bagi mahasiswa Universitas Negeri diharapkan agar melaksanakan refleksi diri untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi apa saja faktor internal dan eksternal yang menghambat pertumbuhan persepsi kemungkinan dalam berwirausaha (2) bagi dosen Universitas Negeri Malang diharapkan dapat untuk mengidentifikasi apa saja indikator paling tinggi yang berkontribusi paling tinggi pada penilaian yang diberikan mahasiswa dalam kewirausahaan (3) bagi para ketua Departemen Universitas Negeri Malang diharapkan dapat mempertahankan kurikulum kewirausahaan serta mengevaluasi beragam komponen atau indikator kurikulum kewirausahaan yang dinilai sangat baik atau tinggi dengan tujuan untuk ditingkatkan atau dikembangkan lebih lanjut agar mahasiswa tetap dapat menerima pengalaman belajar kewirausahaan yang optimal dan relevan (4) bagi para Dekan Universitas Negeri Malang diharapkan dapat untuk mempertahankan kurikulum kewirausahaan serta melaksanakan evaluasi dan peningkatkan berkelanjutan dari beragam komponen atau indikator kurikulum kewirausahaan yang telah dinilai sangat baik (5) bagi Rektor Universitas Negeri Malang diharapkan agar dapat memberikan beragam dukungan yang dibutuhkan pada tingkat departemen dan fakultas agar tetap mampu untuk mempertahankan kualitas dan mengembangkan lebih lanjut kurikulum agar relevan.