Skripsi
Evaluasi kinerja struktur gedung bertingkat dengan metode pushover analisis berdasarkan pembebanan gempa SNI 1726-2019 (studi kasus: gedung apartemen 20 lantai) / I Nyoman Arya Bintang Mahirabawa
Abstrak
Sebagai wilayah rawan gempa acuan mendesain gedung tahan gempa di Indonesia terus berkembang. Peraturan terbaru mengenai desain gedung tahan gempa di Indonesia adalah SNI 1726-2019 yang merupakan pembaruan dari SNI 1726-2012. Pembaruan tersebut memicu gedung yang telah dibangun berdasarkan peraturan sebelumnya dievaluasi kembali kinerjanya. Salah satu gedung yang perlu dievaluasi kembali terkait urgensi tersebut adalah Isabella Tower. Metode yang dilakukan untuk mengevaluasi kinerja struktur gedung tersebut meliputi analisis dinamik respons spektrum dengan pembebanan gempa menurut SNI 1726-2012 dan SNI 1726-2019. Kemudian dilakukan analisis statik non-linear dengan metode pushover. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan gaya geser statik sebesar 13.34% dan dinamik sebesar 33.34% yang perlu ditahan struktur gedung yang didesain mengacu pada SNI 1726-2012 ketika ditinjau kembali dengan pembebanan gempa SNI 1726-2019. Peningkatan gaya geser tersebut menyebabkan simpangan antar tingkat di setiap lantai mengalami peningkatan tetapi tidak melewati simpangan izin. Berdasarkan penilaian level kinerja struktur terjadi penurunan titik performance point struktur gedung. Namun struktur gedung masih tetap pada tingkat kinerja Immediate Occupancy.