Skripsi
Analisis strategi pembelajaran guru inovatif: studi kasus materi batik pada Sekolah Bina Bangsa Malang / Puteri Anisah Oktaviani
Abstrak
Guru memiliki peran yang tidak hanya terbatas pada mengajar peserta didik tetapi juga mencakup tugas sebagai pembimbing pengembang dan pengelola aktivitas pembelajaran. Guru bertugas menyediakan fasilitas yang mendukung kegiatan belajar peserta didik untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Ketercapaian proses pembelajaran di suatu institusi pendidikan sangat bergantung pada kurikulum yang diterapkan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengajaran guru dalam menggunakan Kurikulum Cambridge serta menjelaskan tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam pembelajaran pengkaryaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian guru menggunakan metode pembelajaran seperti demonstrasi langsung praktik langsung dan proyek kolaborasi untuk memfasilitasi peserta didik. Strategi inovatif ini mendukung tercapainya tujuan pembelajaran Seni Rupa terutama pada materi batik dengan pendekatan yang kreatif fleksibel dan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik. Selain itu dalam proses pembelajaran guru menghadapi berbagai tantangan dan hambatan yang dialami selama proses pembelajaran berlangsung. Kesimpulannya guru menggunakan strategi pembelajaran Seni Rupa khususnya pada materi batik memiliki keunikan tersendiri. Karya batik yang dibuat oleh peserta didik tidak hanya diselesaikan dan dikumpulkan tetapi juga dipamerkan melalui kolaborasi dengan pihak eksternal dijadikan merchandise dan digunakan oleh peserta didik pada hari-hari tertentu. Tantangan dan hambatan yang dialami oleh guru selama proses pembelajaran yaitu guru perlu menyesuaikan materi batik yang bersifat budaya lokal dengan standar internasional Kurikulum Cambridge sehingga peserta didik dapat memahami nilai budaya sekaligus mengaitkannya dengan konteks global dan hambatan yang dialami guru dalam pembelajaran ini yaitu waktu yang terbatas sehingga guru harus memastikan semua tahap pembelajaran dari desain hingga hasil akhir selesai tepat waktu.