Skripsi
Evaluasi Geometrik Jalan Tambang pada Penambangan Batu Kapur PT. Semen Indonesia (Persero) tbk. Pabrik Tuban / Erlita Nabilla Khoirunnisa
Abstrak
Geometrik jalan tambang harus sesuai dengan peraturan yang ada dengan tujuan untuk mengurangi resiko kecelakaan jalan tambang meningkatkan angka produksi dan efisiensi penggunaan bahan bakar. Permasalahan terkait geometrik jalan tambang yang dihadapi PT Semen Indonesia (Persero)Tbk. Pabrik Tuban adalah lebar jalan yang sempit kemiringan melintang jalan (cross fall) dan superelevasi yang tidak memenuhi standar pada beberapa segmen jalan sehingga menyebabkan abgka produksi tidak terpenuhi. Metode penelitian yang digunakan adalah pengamatan wawancara dan analisis data. Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan program Autocad dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kondisi aktual geometrik jalan lebar jalan lurus 75% telah memenuhi standar dengan rencana standar 9 1 m lebar tikungan 87% telah memenuhi standar dengan rencana standar 13 82 m cross fall 100% belum memenuhi standar dengan rencana standar 2%-4% superelevasi dan grade 100% telah memenuhi standar dengan rencana standar 2%-8% untuk superelevasi dan lt 12% untuk grade jalan. (2) Evaluasi geometrik lebar jalan pada jalan lurus perlu pelebaran sebesar 1 95 m pada segmen 4 pada tikungan perlu pelebaran sebesar 3 m pada segmen 3 pada cross fall perlu menaikkan tinggi badan jalan 0 138 m pada segmen 1 menaikkan tinggi badan jalan 0 05 m pada segmen 2 menaikkan tinggi badan jalan 0 14 m pada segmen 3 dan menaikkan tinggi badan jalan 0 04 m pada segmen 4 superelevasi telah memenuhi standar dengan nilai 4% pada keempat segmen jalan. Grade telah memenuhi standar di bawah 12% dengan nilai 8 75% pada segmen 1 5 24% pada segmen 2 6 98% pada segmen 3 dan segmen 4.