Skripsi
Hubungan antara Power Otot Tungkai dan Keseimbangan terhadap kemampuan Tendangan Sabit bagi Siswa Pencak Silat Ikspi Kera Sakti Ranting Klojen Kota Malang / Anisatul Anwariyah
Abstrak
Olahraga Pencak silat mempunyai teknik dasar yang wajib dimiliki oleh Atlet. Teknik gerakan dasar pencak silat yang harus dikuasai pesilat adalah tendangan pukulan dan jatuhan. Dari pengalaman di lapangan teknik yang harus dikuasai adalah teknik tendangan karena sering digunakan dalam pertandingan untuk menjatuhkan lawan karena tendangan jangkauannya lebih jauh dari teknik dasar lainnya. Dalam pencak silat juga harus memperhatikan komponen fisik pesilat yaitu kecepatan (speed) kekuatan (strength) kekuatan (power) ketepatan (accuration) keseimbangan (balance). Teknik tendangan yang umum dipraktekkan adalah tendangan Sao (sabit). Tujuan riset ini guna menganalisis tingkat hubungan diantara eksplosivitas otot kaki dan stabilitas tubuh terhadap keterampilan dalam melakukan tendangan sabit pada siswa pencak silat IKSPI KS Ranting Klojen Malang. Studi ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang mengadopsi pendekatan korelasional. Metode pengambilan sampel yang diterapkan dalam penelitian ini adalah total sampling dengan partisipasi sebanyak 25 siswa berusia 8 hingga 12 tahun. Proses pengujian dan pengukuran dalam penelitian ini melibatkan tes standing board jump yang memiliki tingkat validitas sebesar 0 974 serta reliabilitas sejumlah 0 9477 serta tes keseimbangan stork stand positional balance dengan reliabilitas sebanyak 0 93 dan validitas dengan total 0 87. Hasil riset ini mengungkapkan adanya keterkaitan antara daya tahan otot kaki dan kemampuan tendangan sabit r hitung 0 463 gt r tabel 0 396. serta adanya hubungan antara keseimbangan dan kemampuan tendangan sabit r hitung 0 530 r tabel 0 396. Temuan penelitian menunjukkan nilai sig. F Change sebesar 0 006 lt 0 05 yang mengindikasikan adanya keterkaitan yang signifikan antara kekuatan otot kaki kestabilan tubuh dan keterampilan dalam melakukan tendangan sabit. Sedangkat nilai R 0 608 yang berarti berkolerasi kuat. Dimana dalam penelitian ini power otot tungkai dan keseimbangan berkontribusi sebesar 60 8% terhadap hasil tendangan sabit siswa IKSPI KS ranting Klojen. Dan 39 2% merupakan faktor pendukung lainnya.