Skripsi
Intensitas paparan Pestisida dengan risiko penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) pada Petani Hortikultura di Desa Wringinanom Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang / Dinarsih Rahayu
Abstrak
Sektor pertanian berisiko tinggi terhadap kesehatan pekerja akibat paparan bahan kimia seperti pestisida yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan kronis jika terpapar dalam jangka panjang. Perilaku merokok paparan terhadap polusi udara debu dan bahan kimia berbahaya seperti pestisida memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan risiko penyakit ini khususnya pada kelompok rentan seperti petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas paparan pestisida dengan risiko PPOK pada 65 petani hortikultura berdasarkan teknik total sampling di Desa Wringinanom Kabupaten Malang menggunakan pendekatan cross-sectional dengan jenis penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kuesioner dan pemeriksaan spirometri. Hasil uji chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara lama waktu penyemprotan (p 0 020) dengan risiko PPOK sedangkan lama masa kerja (p 0 508 OR 1 680) dan kesesuaian arah penyemprotan (p 0 693 OR 0 714) tidak memiliki hubungan dengan risiko PPOK serta seluruh responden memiliki personal hygiene yang baik. Petani disarankan tetap memperhatikan teknik penyemprotan arah angin menggunakan APD (masker safety glasses sepatu boots) dan menjaga personal hygiene untuk mengurangi risiko PPOK dan masalah kesehatan lainnya. Peneliti selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor lain yang dapat memengaruhi PPOK dan bekerja sama dengan dokter untuk diagnosis PPOK lebih lanjut dari hasil spirometri. Kerja sama desa puskesmas dan dinas kesehatan diperlukan untuk memonitor kesehatan petani secara rutin.