Skripsi
Manajemen Peserta Didik pada Sekolah Inklusif pasca pandemi Covid-19 (Studi Kasus di SDN Bunulrejo 1 Kota Malang) / Inga Anjelina
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen peserta didik faktor pendukung manajemen peserta didik upaya sekolah untuk mengoptimalkan faktor pendukung faktor penghambat manajemen peserta didik baru dan upaya sekolah untuk mengatasi faktor penghambat pasca pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus di SDN Bunulrejo 1 Kota Malang. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik observasi wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Keabsahaan data dicek melalui triangulasi ketekunan pengamatan diskusi teman sejawat dan kecukupan referensi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data kondensasi data penyajian data penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan perencanaan penerimaan peserta didik baru meliputi rapat pembentukan panitia PPDB menetapkan daya tampung peserta didik mempersiapkan pendaftaran PPDB dan bekerjasama dengan lembaga eksternal. Pelaksanaan pembinaan disiplin peserta didik melibatkan semua warga sekolah penerapan pembiasaan positif reward dan punishment dan memberikan pendidikan karakter. Evaluasi hasil belajar peserta didik meliputi evaluasi terjadwal dan mengacu pada standar kriteria ketuntasan minimal. Faktor pendukung manajemen peserta didik meliputi kepemimpinan kepala sekolah yang visioner keterampilan dan sikap guru yang relevan pengayaan dan remedial yang terjadwal. Faktor Penghambat adalah orang tua kurang memahami sistem zonasi kurangnya perhatian dari orang tua lingkungan dan ekonomi yang berbeda. upaya sekolah untuk optimalisasi faktor pendukung meliputi sekolah bekerja sama dengan lembaga kesehatan pada tahap awal PPDB sekolah memberi informasi dan sosialisasi langkah-langkah pendaftaran PPDB online sekolah melakukan sosialisasi lebih awal kepada orang tua atau masyarakat terkait dengan sistem zonasi. Upaya mengatasi faktor penghambat adalah bekerjasama dengan lembaga eksternal dan memberikan sosialisasi lebih awal kepada masyarakat.