Skripsi
Sensasi Trance komunitas Penari Jaranan Buto Agung Lestari di Banyuwangi / Elisatul Mafrukah
Abstrak
Trance atau kesurupan merupakan kondisi ketidaksadaran manusia dalam hal ini adalah seorang penari dalam pertunjukan jaranan buto Agung Lestari. Rasa ketika mengalami trance tersebut tidak bisa dijelaskan karena trance merupakan kejadian yang luar biasa dan tidak kasat mata. Trance ini selalu terjadi di setiap alur pertunjukan ketika jaranan buto digelar. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui (1) proses dan sensasi trance serta (2) faktor-faktor trance. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Peneliti mengumpulkan data dengan observasi wawancara dan dokumentasi. Lalu dilakukan triangulasi sumber dan triangulasi teknik untuk menguji kredibilitas data. Kemudian data dianalisis melalui reduksi data verifikasi penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu (1) proses trance yaitu pemberian sugesti dan merawat khodam sehingga memperlancar terjadinya trance (2) faktor trance terbagi menjadi faktor internal dan eksternal. Trance atau kesurupan merupakan kondisi ketidaksadaran manusia dalam hal ini adalah seorang penari dalam pertunjukan jaranan buto Agung Lestari. Rasa ketika mengalami trance tersebut tidak bisa dijelaskan karena trance merupakan kejadian yang luar biasa dan tidak kasat mata. Trance ini selalu terjadi di setiap alur pertunjukan ketika jaranan buto digelar. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui (1) proses dan sensasi trance serta (2) faktor-faktor trance. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Peneliti mengumpulkan data dengan observasi wawancara dan dokumentasi. Lalu dilakukan triangulasi sumber dan triangulasi teknik untuk menguji kredibilitas data. Kemudian data dianalisis melalui reduksi data verifikasi penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu (1) proses trance yaitu pemberian sugesti dan merawat khodam sehingga memperlancar terjadinya trance (2) faktor trance terbagi menjadi faktor internal dan eksternal.