Tesis
Pengembangan e-modul tentang peristiwa Trikora untuk meningkatkan minat belajar dan pemahaman sejarah siswa kelas XI SMK PGRI 2 Malang / Rommy Naufal Ramadhan
Abstrak
Ramadhan Rommy Naufal 2024. Pengembangan E-modul Pada Peristiwa Trikora Untuk Menunjang Minat Belajar Sejarah Dan Pemahaman Dalam Pembelajaran Sejarah Pada Siswa Kelas XI SMK PGRI 2 Malang. Tesis Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Dewa Agung Gede Agung M.Hum (II) Aditya Nugroho Widiadi M.Pd P.hD Kata Kunci Pengembangan E-modul Peristiwa Trikora Minat Pemahaman Sejarah Pelajaran Sejarah Indonesia merupakan pelajaran yang wajib diajarkan pada siswa tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sebab pelajaran sejarah Indonesia dapat memotivasi siswa untuk mempunyai rasa nasionalisme dan ptariotisme sebagai bangsa Indonesia. Proses perjuangan terbentuknya bangsa Indonesia secara kronologis dipelajari dalam pelajaran Sejarah Indonesia. Guru memiliki peranan yang sangat penting dalam mengajarkan materi pelajaran Sejarah Indonesia secara atraktif dan inspiratif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Penelitian dan Pengembangan (R amp D) yang menggunakan model ADDIE (Analyze Design Development Implementation and Evaluation) pada tahap analisis kebutuhan peneliti melakukan wawancara dengan guru sejarah untuk mengetahui pentingnya mengembangkan e-modul di sekolah sesuai dengan yang dibutuhkan. Pada tahap desain peneliti mendesain e-modul menggunakan Software Canva yang didesain sesuai dengan kebutuhan siswa. Pada tahap pengembangan peneliti melakukan analisis kebutuhan dan kesesuaian materi pada siswa kelas XI SMK PGRI 2 Malang. Pada tahap Implementasi peneliti menguji-cobakan e-modul kepada ahli materi ahli bahan ajar uji coba kelompok kecil pada siswa uji kepraktisan dan uji efektivitas. Dan pada tahap evaluasi peneliti melakukan evaluasi dengan menggunakan data kuantitatif dan kualitatif baik sebelum maupun sesudah diuji-cobakan produk e-modul tersebut. Berdasarkan hasil uji validitas uji coba kelompok kecil uji kepraktisan dan uji efektivitas pada uji validasi ahli materi memperoleh skor sebesar 95 0 % yang artinya sangat valid dan tidak revisi dan pada validasi ahli bahan ajar memperoleh skor sebesar 82 14 % yang artinya sangat valid dan tidak revisi pada uji coba kelompok kecil memperoleh skor sebesar 92 25 % yang artinya sangat valid dan tidak revisi pada uji kepraktisan memperoleh skor sebesar 86 33 % yang artinya e-modul sangat praktis digunakan oleh siswa dan pada uji efektivitas pada kelas kontrol memperoleh skor sebesar 0 64 % yang artinya e-modul cukup efektif untuk meningkatkan pemahaman sejarah siswa dan pada uji efektivitas di kelas eksperimen memperoleh skor sebesar 0 66 % yang artinya e-modul cukup meningkatkan pemahaman sejarah siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan .bahwa e-modul peristiwa Trikora berdasarkan ujicoba ahli materi ujicoba ahli bahan ajar ujicoba kelompok kecil sangat mampu meningkatkan minat belajar sejarah siswa berdasarkan uji kepraktisan sangat praktis digunakan oleh siswa dan berdasarkan uji efektivitas e-modul peristiwa Trikora cukup mampu meningkatkan pemahaman sejarah