Skripsi
Penalaran analogi siswa SMP dalam menyelesaikan masalah model pisa konten quantity ditinjau dari adversity quotient (AQ) / Imelda Kurniasari
Abstrak
Penalaran matematis merupakan salah satu aspek penting dalam literasi matematika namun faktanya literasi matematika di Indonesia masih rendah. Salah satu faktor rendahnya literasi matematika disebabkan karena siswa merasa kesulitan dalam menghadapi tantangan atau masalah seperti masalah yang menggunakan analogi. Kemampuan siswa dalam menghadapi masalah dapat diketahui melalui Adversity Quotient. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penalaran analogi siswa berdasarkan masing-masing tipe Adversity Quotient dalam menyelesaikan masalah model PISA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tiga siswa sebagai subjek. Instrumen penelitian yang digunakan diantaranya angket ARP soal tes dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan siswa quitter hanya mampu melakukan tahapan encoding siswa camper hanya melakukan dua tahapan yaitu encoding dan inferring dansiswa climber melakukan keempat tahapan penalaran analogi yaitu encoding inferring mapping dan applying.