Skripsi
Hubungan lingkungan kerja fisik, beban kerja mental, dan aktivitas fisik terhadap stres kerja pada pegawai operasional PT. Pelindo Terminal Petikemas Surabaya / Athiyah Nasywa Tsabitah Putri
Abstrak
Stres kerja dapat berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan psikologis pekerja. Berdasarkan hasil studi pendahuluan melalui survey pada 11 orang pegawai operasional sebesar 73% diantaranya merasakan gejala akibat stres dari sedang hingga tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan yaitu untuk mengetahui hubungan antara lingkungan kerja fisik beban kerja mental dan aktivitas fisik terhadap stres kerja pada pegawai operasional PT. X Surabaya. Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian berjumlah 56 orang pegawai operasional dengan menggunakan teknik sampling yaitu proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data melalui pengukuran lingkungan kerja fisik secara langsung (intensitas cahaya kebisingan suhu dan kelembaban) variabel beban kerja mental menggunakan kuisioner NASA ndash TLX dan variabel aktivitas fisik menggunakan kuisioner IPAQ ndash SF. Analisis data menggunakan analisis statistik uji spearman rsquo s rank dan uji regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara variabel lingkungan kerja fisik beban kerja mental dan aktivitas fisik terhadap stres kerja. Variabel beban kerja mental memiliki koefisien hubungan paling besar terhadap stres kerja. Secara simultan ketiga variabel independen berhubungan terhadap stres kerja. Diharapkan hasil penelitian dapat menjadi acuan bagi pihak perusahaan dalam peningkatan kesejahteraan mental dan produktivitas pekerja.