Skripsi
Pengembangan material silika-kitosan sebagai adsorben logam tembaga / Karina Larasati
Abstrak
Tanah liat merupakan material yang berasal dari pelapukan batuan silika oleh asam karbonat mengandung sekitar 40-50% silika. Material tanah liat memiliki keunggulan sebagai penukar kation yang tinggi. Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai adsorben yang dapat dimodifikasi dengan penambahan kitosan untuk memperbanyak gugus aktif pada adsorben. Kitosan mengikat ion logam dengan ikatan koordinasi. Adanya gugus hidroksil dan amina berkontribusi pada kemampuan kitosan sebagai adsorben. Pada penelitian ini dilakukan sintesis silika dari tanah liat dan penambahan kitosan sebagai adsorben ion tembaga. Karakterisasi silika-kitosan menggunakan XRF dan FTIR untuk mengetahui gugus fungsional pada adsorben. Gugus silanol (-SiOH) dan gugus siloksan (Si-O-Si) merupakan dua situs aktif yang dimiliki oleh silika. Kemampuan adsorpsi kitosan dihubungkan dengan adanya gugus hidroksil (-OH) dan amina (-NH2 ) yang masing-masing dapat bertindak sebagai ligan jika berinteraksi dengan logam. Adsorben silika-kitosan dapat mengadsorpsi ion tembaga secara maksimal pada konsentrasi 60 ppm dan waktu kontak 30 menit.