UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pembelajaran biologi berbasis proyek bermuatan indigenous knowledge masyarakat Jawa Somongari untuk meningkatkan literasi biodiversitas dan keterampilan komunikasi tim / Fajar Adinugraha

Adinugraha, Fajar - Nama Orang;

Abstrak
Hilangnya biodiversitas adalah masalah global yang membutuhkan peningkatan literasi biodiversitas (LB) berupa pengetahuan biodiversitas (PB) dan kesadaran biodiversitas (KB) untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya nomor 15 tentang kehidupan di darat dan Aichi Biodiversity Targets (ABTs) nomor 1 dan 2 yang menekankan pentingnya kesadaran akan nilai biodiversitas. LB dapat ditingkatkan melalui pembelajaran kontekstual berbasis indigenous knowledge (IK). Namun pembelajaran saat ini belum sepenuhnya mendukung keterampilan abad XXI seperti keterampilan komunikasi tim (KKT) yang juga diperlukan untuk mendukung SDGs khususnya nomor 4 tentang pendidikan berkualitas. Oleh karena itu KKT perlu ditingkatkan melalui pembelajaran berbasis proyek. Sayangnya pembelajaran berbasis proyek saat ini belum mengintegrasikan indigenous knowledge. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran biologi berbasis proyek bermuatan indigenous knowledge masyarakat Jawa Somongari menggunakan modul yang valid praktis dan efektif. Penelitian dilakukan melalui tiga metode penelitian yaitu penelitian eksplorasi IK masyarakat Jawa Somongari penelitian pengembangan modul instruksional dan pengujian efektivitas modul melalui penelitian quasi-experimental. Populasi penelitian eksplorasi adalah masyarakat Jawa Somongari dengan sampel 20 hingga 25 informan yang memahami IK. Teknik pengambilan data yaitu wawancara dokumentasi dan observasi. Populasi penelitian pengembangan adalah siswa SMA Bruderan Purworejo dengan sampel 16 siswa uji coba dan 25 siswa implementasi. Teknik pengumpulan data yaitu tes survei observasi dan wawancara. Populasi penelitian quasi-experimental adalah siswa SMA Swasta se-Kabupaten Purworejo dengan sampel 25 siswa kelas X SMA Bruderan Purworejo dan 25 siswa kelas X SMA Pius Bakti Utama Purworejo. Teknik pengumpulan data yaitu tes survei observasi dan wawancara. Hasil penelitian eksplorasi menunjukkan bahwa terdapat 19 tipe ubarampe yang menggunakan 22 spesies tumbuhan dan satu spesies hewan untuk tradisi kepungan. Ubarampe merupakan perlengkapan dan bahan yang memanfaatkan tumbuhan dan hewan untuk ritual adat. Selain itu proses tradisional pembuatan gula kelapa dari getah kelapa dilakukan melalui tiga tahap ndewan genen dan nitis dengan masih mempertahankan teknik tradisional. Sebanyak 11 spesies hewan pekarangan juga berhasil diidentifikasi terdiri dari 8 spesies serangga dua spesies gastropoda dan satu spesies reptil yang berperan dalam keseimbangan ekosistem. Modul instruksional yang dihasilkan berupa panduan langkah pembelajaran biologi berbasis proyek yang menggabungkan indigenous knowledge (IK) masyarakat Jawa Somongari dengan sains barat. Modul instruksional disusun melalui lima fase menganalisis merancang mengembangkan menerapkan dan mengevaluasi. Dalam pembelajarannya modul instruksional menerapkan empat langkah utama stimulasi diskusi sains modern eksplorasi IK dan refleksi yang dipadukan dengan PjBL. Modul instruksional dapat diakses secara daring melalui tautan bit.ly/3REpiUn atau bit.ly/biodiversityindigenous. Uji kevalidan modul instruksional dilakukan oleh validator ahli dan dinyatakan layak digunakan untuk pembelajaran dengan rata-rata penilaian 98.33. Uji kepraktisan menunjukkan bahwa modul instruksional dinilai praktis dalam uji coba one-to-one trial dengan saran penambahan video edukasi. Hasil small group trial menunjukkan peningkatan dari skor pengetahuan biodiversitas yaitu 8.24% dan penurunan skor kesadaran biodiversitas yaitu -0.17%. Selain itu terjadi peningkatan rerata skor keterampilan komunikasi tim yaitu 7.87%. Evaluasi dalam field trial menunjukkan bahwa modul instruksional dapat digunakan secara teknis di dalam dan luar kelas dengan persentase jumlah siswa memberikan persepsi sangat positif dan positif saat conduct pilot test yaitu kegiatan pembelajaran (81.25%) kualitas modul (100%) dan karakteristik modul (100%). Uji efektivitas modul instruksional menunjukkan bahwa modul ini efektif meningkatkan literasi biodiversitas tetapi kurang efektif untuk keterampilan komunikasi tim. Peningkatan skor pengetahuan biodiversitas lebih tinggi pada kelompok A (71.79%) dibandingkan kelompok B (11.14%). Peningkatan skor kesadaran biodiversitas juga lebih tinggi pada kelompok A (10.69%) dibandingkan kelompok B (-0.10%). Pengujian hipotesis menunjukkan pengaruh signifikan pada pengetahuan biodiversitas (PB) dan kesadaran biodiversitas (KB) dengan nilai Sig. PB 0.000 dan KB 0.001 (Sig. lt alpha 0.05). Peningkatan skor keterampilan komunikasi tim pada kelompok A yaitu 6.68% sedikit lebih rendah dibanding kelompok B yaitu 6.72%. Pengujian hipotesis menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan (nilai Sig. KKT 0.884 Sig. gt alpha 0.05). Penelitian ini menunjukkan bahwa indigenous knowledge masyarakat Jawa Somongari melibatkan berbagai tipe ubarampe spesies tumbuhan dan hewan serta proses tradisional pembuatan gula kelapa. Modul instruksional untuk pembelajaran biologi berbasis proyek yang mengintegrasikan indigenous knowledge dinyatakan valid praktis dan efektif dalam meningkatkan literasi biodiversitas meskipun kurang optimal dalam pengembangan keterampilan komunikasi tim. Modul ini layak digunakan dalam pembelajaran biologi dengan potensi pengembangan lebih lanjut untuk mengoptimalkan keterampilan abad XXI siswa. Temuan penelitian ini meliputi pemanfaatan tumbuhan dan hewan terkait indigenous knowledge masyarakat Jawa Somongari menghasilkan modul instruksional sebagai panduan pembelajaran biologi berbasis proyek bermuatan indigenous knowledge dan modul instruksional dinyatakan valid praktis serta efektif meningkatkan literasi biodiversitas. Modul instruksional yang dikembangkan kurang efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi tim siswa sehingga memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk optimalisasi.


Informasi Detail
DDC
Rd 578.7076 ADI p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Biologi, 2024.
Deskripsi Fisik
xx, 412 Lembar. : ilus. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00074/RD/25
Edisi
Disertasi (Pascasarjana) - Universitas Negeri Malang. 2024
Subjek
1. BIODIVERSITAS - MODEL PEMBELAJARAN
2. BIODIVERSITAS - KETERAMPILAN KOMONIKASI
3. BIODIVERSITY - LEARNING MODEL

Pembimbing
1. Prof. Dr. Siti Zubaidah, S.pd, M.pd;2. Dr. Sri Rahayu Lestari, M.si
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik