Skripsi
Pengaruh weight training menggunakan metode pyramid set terhadap perubahan tekanan darah dan energy expenditure pada atlet angkat berat Kota Malang / Puspita Sari
Abstrak
Sari Puspita. 2024. Pengaruh Weight Training Menggunakan Metode Pyramid Set Terhadap Perubahan Tekanan Darah Dan Energy Expenditure Pada Atlet Angkat Berat Kota Malang. Kebugaran jasmani merupakan salah satu aspek terpenting dalam meningkatkan performa. Kebugaran jasmani memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari. Berdasarkan Laporan Nasional Indeks Pengembangan Olahraga (SDI) 2023 yang dirilis oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tingkat kebugaran fisik masyarakat Indonesia tergolong rendah. Salah satu tanda kebugaran tubuh yang baik bisa dilihat berdasarkan energy expenditure serta tekanan darahnya tekanan darah adalah tekanan yang dihasilkan oleh darah terhadap dinding pembuluh darah yang dipengaruhi oleh volume darah. Sementara itu Energy Expenditure for activity adalah energi yang diperlukan untuk semua kegiatan fisik terpisah dari kebutuhan energi untuk Basal Metabolic Rate (BMR). Latihan beban adalah bentuk latihan yang sistematis dengan menggunakan media alat beban yang bertujuan untuk meningkatkan massa otot dan kekuatan tubuh. Latihan beban dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sementara saat dilakukan namun dalam jangka panjang latihan ini cenderung berkontribusi pada penurunan tekanan darah pada individu yang rutin berlatih. Latihan beban dapat dilakukan dengan beberapa metode salah satunya metode pyramid set. Metode pyramid set adalah teknik yang banyak digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan massa otot (Nurtamami amp Sulistyarto 2022). Penelitian ini menerapkan metode penelitian dengan desain quasi eksperimen yang menggunakan model pretest-posttest satu kelompok. Penelitian ini dilakukan selama delapan minggu (30 September- 25 November 2024) di PABERSI yang terletak di Kota Malang tepatnya di Jl. Tangkuban Perahu No.2 Kauman Kecamatan Klojen Kota Malang Jawa Timur 65119. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet angkat berat (PABERSI) Kota Malang yang berjumlah 15 orang dengan pemilihannya menggunakan teknik purposive sampling. Analisis datanya akan peneliti gunakan Uji t Berpasangan (Paired Sample t Test). Berdasarkan data penelitian pada hasil uji paired sample T test menggunakan teknik Sample T tes menunjukkan bahwa hasil uji T weight training dengan metode pyramid set diperoleh data pretest dan postest memiliki perbedaan. Dapat dibuktikan dengan signifikasi dari Energy Expenditure pretest dan posttest lt 0.05 sehingga menunjukkan bahwa data tersebut memilki perbedaan. Sehingga kesimpulannya weight training dengan metode pyramid set terbukti secara signifikan mempengaruhi pengeluaran energi dan tekanan darah pada atlet angkat berat.