UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Analisis pengaruh pembelajaran IPA menggunakan guided inquiry untuk meningkatkan literasi sains dan hasil belajar kognitif peserta didik di Sekolah Dasar / Maria Kurniati Jemeo

Jemeo, Maria Kurniati - Nama Orang;

Abstrak
Pendidikan di Indonesia telah memasuki era baru yang ditunjukkan dengan adanya pembaharuan sebagai bentuk usaha pengembangan dalam mencapai perbaikan ke arah kualitas yang lebih baik. Kualitas pembelajaran yang baik tentu akan lebih maksimal dan berpotensi untuk melatih serta meningkatkan kompetensi yang diharapkan pada siswa. Salah satu kompetensi yang penting bagi siswa terutama dalam mempersiapkan dirinya menghadapi persaingan dan tantangan dalam kehidupan nyata adalah keterampilan literasi sains. Menerapkan model guided inquiry adalah salah satu alternatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta melatih siswa mengembangkan keterampilan literasi sains khususnya di sekolah dasar. Tujuan dalam penelitian ini yakni yang pertama apakah terdapat pengaruh yang signifikan dalam peningkatan literasi sains anatara kelompok yang mengikuti pembelajaran IPA dengan menerapkan guided inquiry dengan kelompok yang menerapkan model direct instruction. Kedua apakah terdapat pengaruh yang signifikan dalam peningkatan hasil belajar kognitif siswa antara kelompok yang mengikuti pembelajaran IPA dengan menerapkan guided inquiry dengan kelompok yang menerapkan model direct instruction. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis eksperimen semu. Berdasarkan observasi dan wawancara permasalahan rendahnya keterampilan literasi sains siswa kurikulum yang digunakan sarana-prasarana atau fasilitas penunjang pembelajaran maka dipilih satu sekolah dasar negeri di Kota Malang. Total jumlah keseluruhan siswa yang dilibatkan dalam proses penelitian yakni 53 orang dari dua rombongan belajar. Pelaksanaan proses penelitian yakni melalui tahapan (1) tes kemampuan awal siswa (pretest) (2) pelaksanaan pembelajaran (3) observasi peningkatan literasi sains dan (4) tes kemampuan akhir (posttest). Hasil literasi sains akan dibandingkan diuji dan dianalisis sehingga diperoleh kesimpulan. Proses pengujian data menggunakan teknik analisis dengan uji Friedman dan Wilcoxon signed-rank test sedangkan untuk hasil pretest dan posttest akan dibandingkan diuji kesetaraan antar kelompok dan dianalisis sehingga diperoleh kesimpulan. Proses pengujian data menggunakan teknik analisis dengan uji Independent Sample T-Test dan uji N-Gain. Hasil pengujian hipotesis dengan uji Friedman nilai signifikansi sebesar 0.022 yang lebih kecil dari batas signifikansi alpha 0.05 maka disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam skor literasi sains siswa selama tiga pertemuan. Pada hasil pengujian hipotesis dengan uji Independent Sample T-Test menunjukkan besar nilai signifikansi dengan F hitung 2 322 adalah 0 002. Nilai signifikansi ini lebih kecil dari 0 05 (0 002 lt 0 05) maka disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil kemampuan akhir (keterampilan literasi sains) siswa antara kelas eksperimen dengan model guided inquiry dengan kelas kontrol yang menggunakan model direct instruction. Peneliti melakukan uji N-Gain untuk mengetahui model manakah yang memiliki pengaruh atau keefektifan lebih besar. Hasil dari uji N-Gain menunjukkan bahwa model pembelajaran dapat dikategorikan memiliki keefektifan pada taraf sedang atau dengan kata lain cukup baik karena rata-rata skor atau persentase yang dihasilkan terletak di antara 31-70 % (33 0981% dan 31.0548 %). Namun apabila kedua model ini dibandingkan berdasarkan rata-rata skor atau persentase keefektifan maka persentase keefektifan dari model guided inquiry lebih besar dari persentase keefektifan dari model direct instruction (33 0981% gt 31.0548 %) maka disimpulkan bahwa model guided inquiry lebih maksimal dan efektif dibandingkan model direct instruction. Berdasarkan proses penelitian dan pengujian data diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam peningkatan literasi sains dan hasil belajar kognitif siswa yang mengikuti pembelajaran IPA dengan menerapkan guided inquiry dengan kelompok kontrol yang menerapkan model direct instruction.


Informasi Detail
DDC
Rt 372.35044 JEM a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Dasar, 2024.
Deskripsi Fisik
xvi, 208 lembar : ilus. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00290/RT/25
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2024
Subjek
1. SAINS (PENDIDIKAN DASAR) - LITERASI SAINS
2. SAINS (PENDIDIKAN DASAR) - HASIL BELAJAR KOGNITIF
3. SAINS (PENDIDIKAN DASAR) - MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY
4. SCIENCE (BASIC EDUCATION) - SCIENTIFIC LITERACY

Pembimbing
1. Dr. Eddy Sutadji, M.pd;2. Dr. Riska Pristiani, S.pd, M.pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik