Skripsi
Implementasi dimensi berkebinekaan global pada penerapan kurikulum merdeka dalam kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) di SMPN 4 Malang / Putri Dhuka
Abstrak
Perkembangan teknologi dan arus globalisasi saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan dalam menciptakan pelajar Indonesia yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) khususnya pada dimensi berkebinekaan global berperan penting dalam membentuk karakter dan kepribadian pelajar Indonesia untuk memiliki sikap toleransi menghargai terhadap keberagaman memiliki rasa empati terhadap orang lain serta mampu beradaptasi dalam masyarakat multikultural sebagaimana yang tercermin dalam profil pelajar Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada kurikulum merdeka di SMPN 4 Malang implementasi dimensi berkebinekaan global dalam kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMPN 4 Malang serta faktor pendukung dan penghambat implementasi dimensi berkebinekaan global dalam kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMPN 4 Malang. Metode penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Sumber data berupa informan peristiwa dan dokumen. Teknik pengumpulan data dengan observasi wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1) Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terdiri dari tahap perencanaan pelaksanaan dan evaluasi. 2) Implementasi dimensi berkebinekaan global dengan mengajarkan peserta didik mengenal dan menghargai budaya berkomunikasi dan berinteraksi antar budaya serta refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan. 3) Faktor pendukung implementasi dimensi berkebinekaan global yaitu guru berwawasan global antusiasme peserta didik dan kerja sama antara guru dan peserta didik. Sedangkan faktor penghambat yaitu kurangnya pemahaman peserta didik mengenai keberagaman dan adanya diskriminasi dan stereotip pada peserta didik.