Skripsi
Prevalensi cedera atlet pada kompetisi grassroot football festival kelompok umur 10 / Leo Ferdinand
Abstrak
Cedera olahraga pada usia dini merupakan hal yang krusial dan harus diberikan perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian cedera pada atlet sepakbola usia dini di kompetisi grassroot football festival kelompok usia 10 tahun. Desain penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Metode penelitian ini adalah survei dengan menggunakan alat berupa kuesioner dan teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling dengan kriteria sebagai berikut Pemain yang mengalami cedera pada saat kompetisi berlangsung Pemain yang bersedia menjadi subjek penelitian sedangkan untuk kriteria eksklusi adalah pemain yang tidak mengalami cedera.dari kriteria tersebut didapatkan sampel sebanyak 25 atlet. Hasil penelitian menunjukan 25 kejadian cedera yang dialami oleh atlet dan memar menjadi cedera yang paling sering dialami oleh atlet sebanyak 13 kejadian (52%). Selanjutnya untuk lokasi cedera mayoritas terjadi pada ekstremitas bawah dengan persentase sebesar 64% kondisi atlet yang terkena cedera hampir seluruhnya dapat melanjutkan pertandingan dengan menahan rasa sakit dari hasil penelitian cedera yang terjadi pada atlet pelatih menjadi orang pertama dalam melakukan penanganan. Dari temuan penelitian disimpulkan kejadian cedera yang terjadi menandakan bahwa cedera sepakbola mayoritas terjadi pada anggota tubuh ekstremitas bawah dan memar menjadi cedera yang paling sering terjadi pada kompetisi sepakbola usia dini selanjutnya mayoritas penyebab cedera adalah benturan fisik antar pemain dan kondisi pemain mayoritas dapat melanjutkan pertandingan setelah mengalami cedera sehingga perlu dilakukan pencegahan edukasi dan tindak lanjut guna perkembangan dalam olahraga sepakbola.